Kamis, Juni 25, 2026
BerandaBeritaUpaya Pengembangan Kompetensi Dosen Hingga Hasilkan Lulusan yang Berkarakter, Lembaga AIK MKDU...

Upaya Pengembangan Kompetensi Dosen Hingga Hasilkan Lulusan yang Berkarakter, Lembaga AIK MKDU Kampus UMKT Gelar Workshop

Infokaltim.id, Samarinda- Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) melalui Lembaga Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dan Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) menggelar kegiatan workshop bagi dosen pengampuh mata kuliah Kemanusiaan Keimanan dan Pancasila. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Royal Park, Jalan Sentosa Selasa (23/07/2024).

Profesor Harun selaku Ketua AIK dan MKDU UMKT menjelaskan bahwa pelaksanaan program workshop ini merupakan program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) dari Kemendikbudristek untuk pengembangan kapasitas dan kompetensi dosen dengan implementasi pembelajaran berbasis proyek.

“Sehingga dengan program itu, melalui Lembaga AIK dan MKDU UMKT melaksanakan kegiatan workshop tersebut, sebagai upaya kami untuk meningkatkan kompetensi dosen khusus untuk mata kuliah Kemanusiaan Keimanan dan Pancasila,” terang Harun.

Dengan kegiatan tersebut, kata Harun para dosen dapat mengupgrade pemahaman terhadap nilai-nilai kemanusiaan, lingkungan dan spiritualitas sehingga kualitas meningkat maka proses implementasi pembelajaran di kampus semakin meningkat.

“Agar menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara,” tukasnya.

Sementara Ketua Tim Pelaksana Program, Fitroh Asriyadi menyebutkan tujuan program ini dijalankan upaya meningkatkan kompetensi dosen MKDU dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek yang efektif, serta memperkuat pemahaman mereka mengenai nilai-nilai kemanusiaan, keimanan, dan Pancasila dalam membangun kesadaran lingkungan.

“Tujuan kegiatan workshop ini untuk meningkatkan kapasitas kompetensi dan pemahaman output pembelajaran pada dosen. Membangun kembali kesadaran spiritualitas yang menyangkut cara pandang manusia baik dalam skala dirinya, sesamanya, lingkungannya serta terhadap Tuhannya adalah hal yang penting dilakukan. Individu beriman dan berjiwa Pancasila adalah mereka yang memiliki keyakinan yang kuat terhadap ajaran agama dan secara aktif menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Fitroh.

Diharapkan setelah workshop ini dapat memberikan gambaran nyata terhadap kehidupan yang dihadapi oleh mahasiswa sehingga melahirkan keseimbangan dan harmoni antara manusia dan alam yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan keyakinan agama, sehingga terjajalin harmoni relasi antara Tuhan, kosmos, dan manusia yang merupakan satu kunci untuk menjaga lingkungan.

“Mahasiswa tidak hanya berpegang teguh pada prinsip-prinsip agama yang dianut, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai universal Pancasila seperti keadilan, persatuan, demokrasi, dan kemanusiaan serta moderasi kebangangsaan,” tuturnya.

Fitroh menambahkan, bahwa pembelajaran pada MKDU akan di kemas dengan model pembelajaran Project Based learning yang memungkinkan mahasiswa akan aktif mengamati, mempelajari, menentukan masalah yang terjadi serta mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut di dunia nyata.

Dengan demikian, kata Fitroh mahasiswa memperoleh pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. Secara keseluruhan, kegiatan workshop ini merupakan bagian integral dari pelaksanaan program bantuan dari Kemendikbudristek.

Ruang lingkup kegiatan pembelajaran berbasis proyek ini adalah implementasi dan internalisasi nilai-nilai kemanusian dan nilai-nilai pancasila dalam rangka membangun kesadaran lingkungan dan moderasi kebangsaan pada tataran praksis.

[ard|anl]

RELATED ARTICLES

Most Popular