Infokaltim.id, Penajam- Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU Muhajir menyebut Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mengejar pelunasan pinjaman jangka pendek kepada Bankaltimtara.
Pinjaman senilai sekitar Rp208 miliar tersebut ditargetkan lunas sebelum akhir tahun. pembayaran dilakukan secara bertahap sejak Juli hingga September 2026. Hingga kini, nilai yang telah dibayarkan mencapai lebih dari Rp100 miliar.
“Pembayaran Bank Kaltimtara alhamdulillah sudah sangat lumayan progresnya. Dari total Rp208 miliar, sudah kita bayar lebih dari Rp100 miliar,” ujarnya, Selasa (22/09/2026).
Dijelaskan Muhajir, bahwa besaran nominal pembayaran tidak ditetapkan sama setiap bulan. BKAD menyesuaikan pembayaran dengan kondisi likuiditas keuangan daerah, termasuk mempertimbangkan penerimaan dan kebutuhan belanja yang harus dipenuhi.
“Per bulan itu kita tidak tentukan, tetapi menyesuaikan likuiditas keuangan daerah,” tuturnya.
Disebutkan Muhajir, bahwa Pemkab PPU masih memiliki waktu tiga bulan untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, yakni Oktober, November hingga Desember 2026 ini.
Sehingga pihaknya terus melakukan pemetaan terhadap kemampuan keuangan daerah agar pembayaran tetap berjalan tanpa mengganggu belanja prioritas.
“Jadi dalam proses pemetaan menyesuaikan keuangan yang ada, tentu yang lebih prioritas yang menjadi perhatian utama,” jelasnya.
Muhajir menjelaskan pelunasan menjadi perhatian BKAD karena pinjaman tersebut berstatus jangka pendek. Pemerintah daerah harus memastikan kewajiban itu diselesaikan sesuai batas waktu.
“Sehingga tidak boleh melampaui dari 31 Desember 2026 ini. Kalau tidak pasti sangat beresiko secara administrasi ke depan,” tegasnya.
Kendati demikian, BKAD PPU mengatur pembayaran menggunakan dana reguler daerah dengan tetap mempertimbangkan skala prioritas belanja.
“Kebutuhan wajib tetap masuk dalam perhitungan sebelum pembayaran pinjaman dilakukan,” pungkasnya.
Pihaknya akan terus menyesuaikan pembayaran dengan kemampuan keuangan daerah hingga akhir tahun. Langkah tersebut dilakukan agar pinjaman kepada Bankaltimtara dapat dilunasi sesuai batas waktu tanpa mengganggu belanja prioritas daerah.
[ihf|anl|adv kmf ppu]
