Minggu, Juli 12, 2026
BerandaBeritaBukit Steling jadi Wisata Baru di Samarinda, Saefuddin Zuhri Ajak Komunitas Kembangkan...

Bukit Steling jadi Wisata Baru di Samarinda, Saefuddin Zuhri Ajak Komunitas Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan

Infokaltim.id, Samarinda- Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi destinasi wisata lokal. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Obras Pariwisata Bersama Komunitas bertema “Satu Dukungan Satu Tujuan, Bukit Steling Menuju Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2026” yang digelar di Objek Wisata Puncak Bukit Steling, Samarinda, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban itu menjadi ruang diskusi antara pemerintah dan komunitas pariwisata untuk bertukar gagasan, menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat dukungan bagi pengembangan destinasi wisata di Kota Tepian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur Muhammad Faisal, Kepala Disporapar Samarinda Muslimin, Camat Samarinda Ilir La Uje, para lurah se-Kecamatan Samarinda Ilir, TP PKK kecamatan dan kelurahan, Pokdarwis Bukit Steling, Pokdarwis Kampung Ketupat, Pokdarwis Pampang, Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Kaltim, serta Komunitas Jelajah.

Dalam dialog bersama peserta, Saefuddin menegaskan bahwa pembangunan sektor pariwisata tidak dapat berjalan hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan komunitas menjadi faktor penting dalam mengembangkan destinasi wisata yang berkelanjutan.

“Saya berterima kasih kepada seluruh teman-teman komunitas dan masyarakat yang terus memberikan masukan. Karena tanpa masukan dari masyarakat, pemerintah akan sulit mengetahui apa yang benar-benar menjadi kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Ia menilai komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat akan menghasilkan program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Karena itu, dirinya membuka ruang kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai komunitas yang memiliki perhatian terhadap kemajuan Kota Samarinda.

“Ayo kita sama-sama membangun Kota Samarinda. Yang berjalan bukan hanya pemerintah, masyarakat juga harus ikut andil. Kalau itu sudah bersama-sama, insyaallah Kota Samarinda akan semakin maju,” katanya.

Saefuddin mengaku terkesan dengan potensi yang dimiliki Bukit Steling. Meski baru pertama kali mengunjungi lokasi tersebut, ia melihat kawasan itu memiliki daya tarik yang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi unggulan Kota Samarinda.

Menurutnya, dukungan pemerintah kota dan pemerintah provinsi perlu terus diperkuat agar fasilitas pendukung di kawasan wisata tersebut dapat semakin baik dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Sementara itu, Kepala Disporapar Samarinda Muslimin mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dan Pokdarwis yang selama ini berupaya mengembangkan Bukit Steling secara mandiri.

Ia menyebut berbagai fasilitas yang ada saat ini merupakan hasil kerja bersama masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pariwisata daerah.

Meski demikian, Muslimin mengakui masih terdapat sejumlah kebutuhan infrastruktur yang perlu mendapat perhatian, mulai dari fasilitas dasar hingga penataan kawasan agar semakin layak menjadi destinasi wisata unggulan.

“Kita berharap pengembangan Bukit Steling bisa terus berlanjut. Apa yang masih kurang akan kita upayakan bersama agar kawasan ini semakin nyaman dan menarik untuk dikunjungi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur Muhammad Faisal menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap pengembangan Bukit Steling.

Ia menilai destinasi tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata perkotaan di Samarinda.

Faisal mengungkapkan bahwa saat ini Bukit Steling tengah bersaing dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2026 dan masih berada di posisi teratas. Namun, ia mengingatkan bahwa dukungan masyarakat tetap menjadi faktor penting hingga masa penilaian berakhir.

“Masih ada beberapa bulan ke depan. Karena itu kita membutuhkan dukungan semua pihak agar posisi ini bisa terus dipertahankan,” katanya.

Selain mendukung pengembangan infrastruktur, Faisal juga membuka peluang penyelenggaraan berbagai event wisata di kawasan Bukit Steling. Salah satunya melalui pengembangan konsep sport tourism dan kegiatan kreatif yang dapat menarik perhatian wisatawan dari luar daerah.

Menurutnya, keberhasilan sebuah destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh panorama yang indah, tetapi juga oleh keramahan masyarakat serta kesiapan pengelola dalam memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung.

Kegiatan Obras Pariwisata tersebut ditutup dengan ajakan bersama untuk mendukung Bukit Steling dalam ajang API Award 2026. Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku wisata, dan masyarakat, Bukit Steling diharapkan semakin dikenal luas sekaligus menjadi salah satu destinasi unggulan kebanggaan Kota Samarinda dan Kalimantan Timur.(DON/KMF-SMR || FOTO:TOMMY DOKPIM)

Cara Mendukung Bukit Steling di API Award 2026

Cukup satu vote dari Anda dapat membantu Bukit Steling semakin dikenal masyarakat Indonesia.

1. Like Postingan Nominasi

* Follow akun Instagram @ayojalanjalanindonesia dan @indovoters.

* Cari postingan nominasi Bukit Steling.

* Klik Like dan berikan komentar dukungan.

* Setiap 1 Like dihitung sebagai 1 suara.

2. SMS Premium ke 99386

* Ketik: API 17F

* Kirim ke: 99386

* Setiap 1 SMS dihitung sebagai 2 suara.

3. Melalui QRIS

* Scan kode QRIS pada materi promosi nominasi Bukit Steling.

* Setiap donasi Rp1.000 dihitung sebagai 1 suara dukungan.

[kmf|hms|smd|anl]

RELATED ARTICLES

Most Popular