Infokaltim.id Tenggarong- Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid mengajak generasi muda di Kukar untuk lebih peduli dan mencintai alat musik tradisional sebagai upaya melestarikan warisan budaya.
Ajakan ini disampaikan menyusul penyelenggaraan Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara 2024 yang digelar di Museum Mulawarman, Tenggarong Kukar belum lama ini.
Pameran tersebut menampilkan beragam alat musik tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kukar.
Abdul Rasid berharap generasi muda tidak hanya mencintai, tetapi juga melestarikan dan mengembangkan bakat mereka dalam memainkan alat musik tradisional, bahkan mengintegrasikannya ke dalam karya musik modern tanpa kehilangan ciri khasnya.
“Generasi muda Kukar harus lebih mencintai aset kebudayaan lokal. Dengan alat musik tradisional, mereka bisa menciptakan karya lagu modern tanpa mengurangi identitas musik yang ada,” ujar Rasid, Senin (22/7/2024).
Di era digital yang serba canggih ini, Rasid menyoroti kemudahan dalam menciptakan musik menggunakan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI). Namun, ia tetap menekankan pentingnya pemahaman dan penguasaan alat musik tradisional.
“Kini membuat lagu hanya butuh lima menit dengan aplikasi AI. Meski begitu, kita tetap harus bisa memainkan alat musik tradisional dengan baik,” tambahnya.
Abdul Rasid juga mengapresiasi pameran ini sebagai upaya mempromosikan alat musik tradisional, khususnya di Kalimantan Timur dan Kukar.
Menurutnya, alat musik seperti Sape pernah ditampilkan dalam peringatan HUT RI ke-77, menunjukkan bahwa alat musik tradisional bisa mengiringi lagu modern dengan indah.
Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara 2024 yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, diikuti oleh 33 museum dari seluruh Indonesia. Pameran ini bertujuan untuk memperkenalkan alat musik tradisional kepada masyarakat luas dan para pecinta musik tradisi.
Beragam alat musik tradisional dari Kukar, seperti Sape, Gambus, Ketipung, Kendang, dan Biola, turut dipamerkan.
Rasid berharap pameran ini bisa meningkatkan kesadaran dan kebanggaan generasi muda terhadap warisan budaya mereka.
“Semoga dengan adanya pameran ini, para pemuda Kukar semakin termotivasi untuk melestarikan dan mengembangkan alat musik tradisional kita,” tutupnya.
[Adv|DPRD Kukar]
