Infokaltim.id, Samarinda- Pansus III DPRD Kota Samarinda melakukan kunjungan kerja ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor pada Rabu (26/2/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menyempurnakan perda terkait penanggulangan bencana yang ada di Kota Samarinda.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim menjelaskan bahwa BPBD Kota Bogor dipilih karena frekuensi terjadinya bencana di kota tersebut sangat tinggi. “Di 2024 itu lebih dari seribu bencana yang terdata di BPBD Bogor,” ujar politisi dari Fraksi PKS ini.
Rohim menegaskan bahwa partisipasi warga dalam pencegahan bencana menjadi poin penting yang didapatkan dari kunjungan tersebut. “Yang paling penting di sana sebenarnya terkait dengan bagaimana partisipasi warga dalam pencegahan-pencegahan bencana. Itu yang kemarin paling banyak kita dapatkan,” terangnya.
Lebih lanjut, Rohim menjelaskan bahwa di Kota Bogor, daerah yang sudah terdeteksi memiliki risiko atau potensi bencana akan dipetakan. Warga kemudian diminta secara persuasif untuk tidak mendirikan bangunan di area tersebut. Bahkan ada sanksi denda bagi masyarakat yang melanggar.
“Nah itu kan juga sudah mulai dilakukan di Samarinda untuk daerah Samarinda Utara dan Sungai Minah. Cenderung agak terlambat karena area-area yang dipetakan ini sudah terlanjur banyak pemukiman,” katanya.
Rohim berharap proses pemetaan ini bisa cepat diselesaikan di seluruh area dan kecamatan di Samarinda sehingga dapat ditentukan titik-titik mana yang berisiko dan berpotensi bencana. “Nanti akan menjadi salah satu material di dalam revisi perda berkaitan dengan penanggulangan bencana itu,” jelasnya.
“Bencana ini kan tidak bisa kita ketahui kapan terjadi. Yang bisa kita kendalikan adalah mengurangi terjadinya korban ketika bencana itu terjadi,” tambahnya.
Pansus ini memiliki waktu 6 bulan untuk menginventarisasi masalah-masalah yang belum terakomodir dalam perda yang ada sebelumnya. Setelah kunjungan di Bogor, Pansus akan memanggil OPD, instansi pemerintah hingga relawan dan akademisi untuk menggali informasi lebih lanjut.
[Arya|Anl|Ads]