Infokaltim.id, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh langkah Pemerintah Kota (Pemkot) dalam mengendalikan banjir.
Isu ini menjadi salah satu fokus utama yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Samarinda.
Anggota DPRD Samarinda, Andriansyah, menegaskan bahwa pihak legislatif akan memastikan arah kebijakan anggaran pada 2026 benar-benar berpihak pada penguatan infrastruktur penanganan banjir.
Menurutnya, pembangunan berbagai fasilitas pengendali banjir sudah masuk dalam skema pembiayaan tahun depan.
“Perencanaan yang disiapkan meliputi pembangunan kolam retensi, kolam sedimentasi, hingga kanal-kanal baru yang nantinya akan terhubung langsung dengan aliran sungai,” jelas Andriansyah, Kamis (04/09/2025).
Ia menambahkan, pembahasan terkait pengalokasian anggaran saat ini masih dalam tahap finalisasi, termasuk melalui mekanisme perubahan anggaran tahun berjalan.
Meski demikian, secara umum DPRD menilai usulan yang diajukan Wali Kota melalui Kebijakan Umum Anggaran (KUA) sudah sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan pengendalian banjir sebagai prioritas utama.
“Kalau kita lihat dari KUA yang disampaikan Wali Kota, arah kebijakan itu sudah bagus. Hanya ada sedikit penyesuaian yang dilakukan, agar benar-benar sesuai dengan porsi dan target RPJMD,” tambahnya.
Andriansyah menegaskan DPRD akan terus mengawal jalannya program ini agar benar-benar terealisasi di lapangan.
Dirinya berharap pengendalian banjir tidak sekadar menjadi rencana di atas kertas, melainkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Samarinda yang selama ini kerap terdampak banjir.
“DPRD siap mendukung penuh agar program pengendalian banjir berjalan efektif dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
[anr|anl|adv]
