Minggu, Juli 19, 2026
BerandaBeritaWakil Ketua DPRD Kaltim Dorong Gubernur Serapan Anggaran Tahun 2025 Bisa Tercapai

Wakil Ketua DPRD Kaltim Dorong Gubernur Serapan Anggaran Tahun 2025 Bisa Tercapai

Infokaltim.id, Samarinda – Target serapan anggaran sebesar 93 persen yang ditetapkan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menjelang akhir tahun dinilai masih memungkinkan untuk dicapai.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menegaskan meskipun waktu tersisa tidak banyak, pemerintah daerah tetap perlu diberikan kesempatan untuk meraih target tersebut.

“Saya yakin setiap SKPD dapat memenuhi target jika perencanaan dan pelaksanaan kegiatan berjalan disiplin,” kata Ananda.

Menurutnya, pencapaian serapan anggaran dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa target tinggi bukan hal baru.

Karena itu, ia menilai tidak ada alasan bagi perangkat daerah untuk gagal mencapai angka yang sama pada tahun ini.

Ananda mengingatkan agar seluruh SKPD bekerja secara maksimal agar serapan anggaran tidak tertahan hingga akhir tahun.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi pendapatan daerah yang ikut terdampak pemotongan TKD dan penurunan Dana Bagi Hasil.

Kondisi tersebut menegaskan pentingnya upaya menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih serius.

Politisi PKS itu meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim untuk menyiapkan langkah awal, termasuk penyusunan naskah akademik terkait potensi sumber pendapatan baru.

Salah satunya, menurut Ananda, bisa berasal dari kegiatan jalur sungai di kawasan Sungai Makam.

Ia menekankan pentingnya memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai penopang PAD.

“Selama ini BUMD sudah menerima penyertaan modal dari pemerintah, tetapi kontribusi yang diberikan kepada daerah masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Ananda menegaskan pengawasan DPRD akan diperkuat, khususnya terkait manajemen, struktur organisasi, dan kelayakan bisnis perusahaan daerah.

“Jika penyertaan modal besar namun hasil yang kembali untuk daerah juga signifikan, itu baik. Namun semuanya harus transparan: perencanaan, kelayakan bisnis, dan realisasi pendapatannya untuk Kaltim,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi pajak daerah, pengelolaan BLUD, serta pemanfaatan aset daerah untuk memperkuat PAD.

Dengan pengawasan lebih ketat dan strategi pendapatan yang terfokus, Ananda berharap kontribusi fiskal daerah dapat meningkat seiring dengan perbaikan kinerja BUMD dan SKPD.

[anr|anl|ads dprd kaltim]

RELATED ARTICLES

Most Popular