Infokaltim.id, Penajam- Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Muhajir menyebut kebutuhan anggaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur ke VIII telah diusulkan Dinas Pendidikan PPU senilai Rp5 miliar tengah digodok dalam pembahasan Perubahan APBD 2026 ini.
Kabupaten PPU ditunjuk sebagai tuang rumah Porprov Kaltim yang diselenggarkan pada 14-27 November 2026 ini membutuhkan anggaran yang diusulkan sebesar Rp5 miliar yang akan dibahas bersama antara Dinas Pendidikan, BKAD dan tim panitia dan stakeholder lainnya bersama dengan DPRD PPU dalam pembahasan Anggaran APBD Perubahan 2026 ini.
“Alokasi kurang lebih yang diusulan Rp5 miliar, tapi ini masih dalam proses usulan. Mudah-mudahan disetujui nanti di perubahan APBD,” sebutnya, Selasa (22/9/2026).
Dikatakan Muhajir, keikutsertaan PPU dalam Porprov menjadi perhatian pemerintah daerah karena ajang tersebut merupakan kompetisi olahraga tingkat Proewvinsi Kalimantan Timur yang diikuti seluruh kabupaten dan kota.
“Ini menjadi perhatian pemerintah karena eventnya provinsi dan semua kabupaten kota ikut, tentu ini menjadi prioritas untuk diskusikan,” pungkasnya.
Lebih lanjut diterangkan Muhajir bahwa pembahasan Perubahan APBD 2026 memiliki waktu terbatas. Persetujuan Perubahan APBD harus diselesaikan paling lambat 30 September 2026. Artinya, pemerintah daerah bersama DPRD memiliki waktu sekitar satu pekan untuk mematangkan usulan tersebut.
“Tentu banyak item rinciannya, terutama untuk makan minumnya, kemudian untuk tempatnya,” sebutnya.
Dari sisi penganggaran, belanja untuk keikutsertaan PPU dalam Porprov direncanakan melekat pada Dinas Pendidikan PPU. Namun, skema tersebut masih akan dibahas bersama DPRD PPU karena usulan anggaran belum ditetapkan.
Sebagai informasi bahwa anggaran APBD perubahan 2026 paling lambat di ketuk pada 30 September 2026 di DPRD PPU.
[ihf|anl|adv kmf ppu]
‘
