Selasa, Oktober 13, 2026
BerandaBeritaDPRD Samarinda Harap Kebijakan Transfer Daerah Kembali Dorong Aktivitas Perhotelan

DPRD Samarinda Harap Kebijakan Transfer Daerah Kembali Dorong Aktivitas Perhotelan

Infokaltim.id, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah berharap kebijakan pemerintah pusat terkait transfer ke daerah dapat kembali mendukung aktivitas pemerintahan dan berdampak terhadap pertumbuhan sektor perhotelan di Kota Tepian.

Hal tersebut disampaikan Helmi saat menghadiri pelantikan Pengurus Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Samarinda periode 2026–2031 di Hotel Five Premier, Jalan Bhayangkara, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu (7/10/2026).

Menurut Helmi, kondisi kunjungan dan penggunaan jasa hotel di Samarinda saat ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Salah satu faktor yang turut memengaruhi kondisi tersebut yakni adanya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

Efisiensi tersebut berdampak pada berkurangnya berbagai kegiatan pemerintahan yang biasanya melibatkan fasilitas hotel, mulai dari kegiatan rapat, pertemuan hingga agenda yang bersifat seremonial.

“Kalau kita hitung dengan tahun kemarin, ada penurunan. Itu sebenarnya tadi juga sudah disebutkan karena ada efisiensi dari pemerintah sendiri,” kata Helmi.

Ia mengatakan, sejumlah kegiatan yang sebelumnya menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk sementara ditiadakan sebagai dampak dari penyesuaian anggaran. Kondisi tersebut secara tidak langsung turut berpengaruh terhadap aktivitas pelaku usaha perhotelan dan restoran di Samarinda.

Karena itu, Helmi berharap terdapat kebijakan dari pemerintah pusat yang dapat memberikan ruang lebih besar bagi pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program dan kegiatan melalui dukungan transfer ke daerah.

Menurutnya, apabila dukungan anggaran tersebut kembali meningkat, aktivitas pemerintahan di daerah juga berpotensi kembali tumbuh. Hal itu dinilai dapat memberikan dampak lanjutan terhadap sektor jasa, termasuk hotel dan restoran yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem pariwisata dan ekonomi daerah.

“Harapan kita mudah-mudahan ke depan ada kebijakan dari pemerintah pusat mengenai dana transfer ke daerah itu untuk bisa dikembalikan,” ujarnya.

Helmi menambahkan, peningkatan aktivitas pemerintah nantinya diharapkan dapat kembali melibatkan pelaku usaha perhotelan di Kota Samarinda. Dengan demikian, sektor perhotelan tidak hanya mengandalkan kunjungan wisatawan, tetapi juga dapat memperoleh kontribusi dari kegiatan pemerintahan maupun berbagai agenda lainnya.

“Nah, itu target kita. Kalau dengan adanya itu, nanti kegiatan-kegiatan dari pemerintah pastilah akan banyak melibatkan hotel-hotel yang ada di Kota Samarinda,” tuturnya.

Di sisi lain, Helmi menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus BPC PHRI Kota Samarinda periode 2026–2031 yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Leny Marlina.

Ia berharap kepengurusan baru PHRI dapat terus berkembang dan membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda maupun DPRD dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata dan jasa akomodasi.

“Saya ucapkan selamat atas pelantikannya PHRI yang dipimpin oleh Ibu Leny Marlina. Semoga PHRI semakin maju ke depannya dan bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda,” pungkasnya.

[tra|anl|adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular