Selasa, Oktober 13, 2026
BerandaBeritaKetua DPRD Samarinda Harap Penambahan Kuota BBM Bisa Atasi Antrean di Samarinda

Ketua DPRD Samarinda Harap Penambahan Kuota BBM Bisa Atasi Antrean di Samarinda

Infokaltim.id, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, berharap penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) dapat membantu mengurangi antrean pengisian bahan bakar yang selama ini terjadi di sejumlah SPBU di Samarinda.

Harapan tersebut disampaikannya usai menghadiri diskusi bertema “Menjadi Tuan Rumah di Negeri Energi” yang diselenggarakan Arusbawah.co di Gedung Olah Bebaya, kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (10/10/2026).

Helmi mengapresiasi penyelenggaraan diskusi tersebut karena dinilai menjadi ruang untuk bertukar pandangan dan menyampaikan masukan terkait persoalan energi, termasuk ketersediaan minyak dan gas bumi.

Menurutnya, berbagai masukan dari pembicara maupun peserta diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan energi di daerah.

Ia menyoroti persoalan antrean BBM di Samarinda yang hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat. Helmi berharap rencana penambahan kuota BBM yang disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Tadi disampaikan Pak Wagub bahwa kuota kita 510.000 itu nanti akan ditambah,” ujar Helmi.

Sebagaimana diketahui, masih terjadi antrean panjang di beberapa SPBU di Kota Samarinda terutama untuk BBM bersubsidi seperti pertalite dan solar. Legislator Partai Gerindra itu berharap penambahan kuota tersebut dapat memberikan dampak terhadap ketersediaan BBM, sehingga masyarakat tidak lagi harus menghadapi antrean panjang saat mengisi bahan bakar.

Selain membahas persoalan energi, ia juga menilai diskusi publik seperti yang digelar Arusbawah.co perlu terus dilaksanakan. Menurutnya, forum semacam ini dapat menjadi sarana menyampaikan kritik dan masukan yang konstruktif bagi pemerintah.

Ia berharap hasil diskusi tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan ke depan, khususnya terkait pengelolaan energi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

[tra|anl|adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular