Sabtu, Oktober 17, 2026
BerandaBeritaDiskominfo PPU Buka Ruang Kritik Publik untuk Benahi Layanan Digital

Diskominfo PPU Buka Ruang Kritik Publik untuk Benahi Layanan Digital

Infokaltim.id, Penajam – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membuka ruang bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memberikan kritik serta masukan terhadap pelayanan digital pemerintah daerah.

Langkah tersebut dilakukan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) bertema “Bersama Mengkolaborasikan Ruang Digital yang Cerdas, Aman, dan Berkelanjutan” di kantor Diskominfo PPU, Kamis (15/10/2026).

Sekretaris Diskominfo PPU, Eko Setiawan, mengatakan forum tersebut tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi juga sarana untuk memastikan program dan layanan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Penyelenggaraan forum ini menjadi sarana penting untuk memastikan bahwa kebijakan, program, dan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Diskominfo benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan di era digital saat ini,” kata Eko dalam sambutannya.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah pola komunikasi masyarakat sekaligus mendorong perubahan dalam tata kelola pemerintahan. Namun, transformasi digital juga menghadirkan tantangan yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Karena itu, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun ruang digital yang aman dan bermanfaat. Masukan dari masyarakat, akademisi, media, dunia usaha, serta kelompok masyarakat diperlukan untuk memperkuat kualitas pelayanan dan menjawab persoalan yang muncul seiring perkembangan teknologi.

“Oleh karena itu, penguatan ruang digital tidak bisa ditopang oleh pemerintah daerah semata,” tegasnya.

Eko menjelaskan, terdapat tiga aspek yang menjadi perhatian dalam membangun ekosistem digital. Pertama, aspek cerdas, yakni mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi secara bijak, inovatif, dan bertanggung jawab.
Kedua, aspek keamanan yang mencakup perlindungan data pribadi, antisipasi ancaman siber, serta pembentukan budaya komunikasi yang santun. Ketiga, aspek keberlanjutan, yakni memastikan pemanfaatan teknologi memberikan manfaat jangka panjang dan dapat diakses secara inklusif.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bidang di lingkungan Diskominfo PPU turut memaparkan program kerja dan proses pelayanan publik. Pemaparan disampaikan oleh Ernawati dari Bidang Sumber Daya TIK dan Statistik, Fitriani dari Bidang Aplikasi Informasi Publikasi dan Persandian, serta Ronald Pagayang yang mewakili Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Humas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang dipandu Kepala Subbagian Umum Diskominfo PPU, Arsan. Forum tersebut melibatkan perwakilan organisasi perangkat daerah, RSUD, akademisi Universitas Gunadarma, media, PT Telkom PPU, Bankaltimtara, pelaku UMKM, Lembaga Adat Paser, dan Kelompok Informasi Masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan hasil forum. Diskominfo PPU berharap masukan yang dihimpun dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan digital sekaligus memperkuat kolaborasi untuk menciptakan ruang digital yang aman, cerdas, dan berkelanjutan.

[nly|anl|adv kmf ppu]

RELATED ARTICLES

Most Popular