Infokaltim.id, Penajam – Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mengupayakan peningkatan mutu dan fasilitas pelayanan public di sektor kesehatan.
Salah satu langkah strategi yang tengah ditempuh Pemkab PPU yakni mengusulkan pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) setinggi empat lantai kepada pemerintah pusat.
Usulan Pembangunan infrastruktur medis tersebut diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Saat ini pemerintah daerah tengah merampungkan seluruh kelengkapan dokumen teknis pendukung yang dipersyaratkan sesuai dengan petunjuk serta arahan dari pemerintah pusat.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menjelaskan bahwa berdasarkan perencanaan awal dan desain yang sudah disusun oleh daerah, total estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk mewujudkan fasilitas rumah sakit empat lantai tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp300 miliar.
“Pembangunan rumah sakit empat lantai itu kalau dari kami hampir Rp300 miliar, itu nilai usulan yang juga kita ajukan ke pusat, dokumen kita juga sudah lengkap,” ungkapnya.
Mudyat juga menegaskan kesiapan penuh Pemkab PPU dalam memenuhi seluruh proses administrasi yang disyaratkan oleh pemerintah pusat, mulai dari penyempurnaan desain bangunann hingga legalitas kelengkapan sertifikasi lahan yang dipastikan sudah aman dan siap dibangun.
“Dokumennya sudah lengkap dari gambar sampai sertifikat lahanya sudah, hanya tinggal MOU saja. Makanya kita dorong untuk segera Pembangunan kami berharap bisa dilaksanakan di tahun depan,” ujarnya.
Dengan terpenuhinya selurh persyaratan administrasi lahan tersebut, Pemkab PPU optimis usulan anggaran ini dapat disetujui pusat sehingga proses pengerjaan pembangunan ini dapat segera direalisasikan di tahun anggaran 2027 mendatang.
Kehadiran gedung rumah sakit empat lantai ini diharapkan mampu meningkatkan data tampung rawat inap, melengkapi fasilitas medis spesialis, serta mempermudah akses pelayanan Kesehatan yang lebih memadai dan modern bagi seluruh warga PPU.
Sehingga masyarakat PPU pun mudah dalam mengakses dan merasakan dampak dari penyediaan fasilitas infrastruktur rumah sakit.
[say|anl|adv kmf ppu]
