Infokaltim.id, Samarinda– Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyerukan pentingnya ketahanan keluarga sebagai kunci utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
Dirinya juga sudah melakukan sosialisasi bersama Kerukunan Keluarga Buton Kita Samarinda beberapa waktu lalu sebagai bagian dari upaya edukasi publik tentang bahaya narkotika, prekursor narkotika, dan psikotropika, serta langkah-langkah pencegahan peredarannya.
Menurut Ananda, banyak kasus penyalahgunaan narkoba bermula dari persoalan di dalam keluarga, terutama ketika relasi antaranggota rumah tangga tidak berjalan harmonis.
Dia menyoroti fenomena ini berdasarkan pengalaman pribadi.
“Banyak dari teman saya yang mengalami masalah narkoba berasal dari keluarga yang broken home. Lingkungan keluarga yang kurang sehat kerap mendorong anak-anak mencari pelarian yang salah,” ungkapnya.
Ananda juga menekankan bahwa pendidikan karakter harus dimulai dari rumah.
Menurutnya, selain pendidikan formal di sekolah, orang tua perlu menanamkan nilai-nilai agama dan sosial sejak dini agar anak-anak memiliki fondasi moral yang kuat.
“Keluarga adalah benteng pertama. Pendidikan di rumah sangat penting, terutama dalam membentuk karakter dan moral anak-anak kita,” tegasnya.
Ia berharap melalui penguatan peran keluarga dan sosialisasi perda ini, masyarakat bisa lebih waspada terhadap ancaman narkoba dan turut serta aktif dalam upaya pencegahannya.
