Minggu, November 1, 2026
BerandaBeritaBapelitbang PPU Jaring 30 Inovasi, Pemenang Lomba Daerah Segera Diumumkan

Bapelitbang PPU Jaring 30 Inovasi, Pemenang Lomba Daerah Segera Diumumkan

Infokaltim.id, Penajam – Sebanyak 30 inovasi dijaring dalam Lomba Inovasi Daerah (Inovda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 2026. Dari jumlah tersebut, 14 inovasi masuk tahap penilaian untuk menentukan pemenang dari kategori sekolah, puskesmas hingga organisasi perangkat daerah (OPD).

Sekretaris Bapelitbang PPU, Arif Afandi mengatakan tahapan penilaian telah dilakukan. Saat ini pihaknya tinggal menyiapkan agenda penyerahan penghargaan kepada para pemenang yang direncanakan berlangsung pada November atau Desember 2026.

“Juara itu nanti dari masing-masing kategori, sekolah, puskesmas, dan OPD. Sekarang tinggal persiapan untuk seremoni pembagiannya,” kata Arif, Kamis (22/10/2026).

Lomba Inovda PPU membagi inovasi berdasarkan tingkat kematangannya. Ada kategori initial untuk inovasi yang baru berjalan pada tahun ini, on going untuk inovasi yang telah berjalan setidaknya dua tahun, serta mature untuk inovasi yang sudah berjalan lama dan tinggal dikembangkan atau disesuaikan.

Substansi yang dilombakan berkaitan dengan pelayanan publik dan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk bidang pendidikan dan kesehatan. Setiap OPD maupun satuan yang menjadi peserta juga diperbolehkan mengajukan lebih dari satu inovasi.

Bapelitbang mencatat ada OPD yang mengusulkan hingga tiga inovasi. Meski begitu, belum seluruh OPD di lingkungan Pemkab PPU mengajukan inovasi untuk mengikuti penjaringan tahun ini.

Menurut Arif, pelaksanaan Inovda tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pemenang di tingkat kabupaten.

Bapelitbang ingin inovasi menjadi bagian dari pola kerja OPD, sehingga gagasan baru yang muncul dari pelayanan maupun program pemerintah dapat terus dikembangkan dan memberi dampak nyata.

“Harapannya ke depan inovasi ini menjadi budaya di masing-masing OPD. Jadi bukan hanya ketika ada lomba baru membuat inovasi,” ujarnya.

Upaya tersebut berkaitan dengan penilaian Indeks Inovasi Daerah yang dilakukan setiap tahun oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri.

Kata dia, itu menjadi salah satu gambaran mengenai kemampuan pemerintah daerah dalam menghasilkan dan mengembangkan inovasi.

Hasil inovasi di tingkat daerah juga memiliki jalur lanjutan ke tingkat provinsi. Inovasi yang dinilai memiliki kualitas dan memenuhi ketentuan dapat dibawa untuk mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.

Arif melanjutkan, PPU dalam dua tahun terakhir tercatat berada dalam kategori kabupaten inovatif. Capaian tersebut menjadi alasan Bapelitbang ingin kualitas dan kelengkapan inovasi terus diperbaiki, termasuk memperbanyak perangkat daerah yang aktif menghasilkan inovasi.

Dengan begitu, lomba yang digelar setiap tahun tidak berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi menjadi pintu untuk melihat sejauh mana inovasi benar-benar tumbuh dalam pelayanan pemerintahan di PPU.

[say|anl|adv kmf ppu]

Post Views: 3
RELATED ARTICLES

Most Popular

Post Views: 101,212