Sabtu, Juni 13, 2026
BerandaBeritaDamayanti Kritik Praktik Titip Siswa dalam Penerimaan Murid Baru

Damayanti Kritik Praktik Titip Siswa dalam Penerimaan Murid Baru

Infokaltim.id, Samarinda– Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Damayanti, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena “titip siswa” yang marak terjadi dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Ia menilai praktik tersebut sebagai bentuk ketidakadilan dalam sistem pendidikan dan cerminan dari belum meratanya kualitas sekolah di Kaltim.

“Kalau semua sekolah memiliki kualitas yang setara, masyarakat tidak akan berlomba-lomba menitipkan anak mereka di sekolah tertentu. Praktik ini justru memperlihatkan bahwa ada ketimpangan serius,” ujarnya kepada awak media, Rabu (11/6/2025).

Damayanti menegaskan bahwa selama masih ada label “sekolah unggulan” atau “sekolah favorit”, maka akan terus muncul keinginan masyarakat untuk mencari celah agar anaknya diterima di sekolah yang dianggap terbaik termasuk lewat jalur tidak resmi.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya pemerataan daya tampung sekolah.

“Ketika hanya sedikit sekolah yang dianggap bagus dan memiliki fasilitas memadai, maka kompetisi menjadi tidak sehat. Ini bukan sekadar soal gengsi, tapi soal akses yang adil terhadap pendidikan berkualitas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Damayanti menyebut bahwa praktik titip-menitip tidak hanya merugikan sistem pendidikan, tapi juga menutup kesempatan bagi siswa lain yang seharusnya bisa diterima secara murni sesuai aturan.

“Konstitusi kita sudah tegas, pendidikan adalah hak setiap warga negara. Praktik seperti ini melemahkan kepercayaan publik terhadap keadilan dalam sistem pendidikan,” tegas Politisi PKB itu.

Sebagai bagian dari tanggung jawab pengawasan, Damayanti menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong Dinas Pendidikan untuk memperkuat sistem seleksi.

Serta memastikan pemerataan kualitas sekolah, serta memperketat pengawasan agar SPMB di masa mendatang berlangsung lebih transparan dan adil.

RELATED ARTICLES

Most Popular