
Infokaltim.id, Samarinda– Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam mematangkan transformasi tata kelola perparkiran menuju sistem digital dan berlangganan terus mendapat dukungan dari DPRD Kota Samarinda.
Penerapan inovasi berbasis teknologi ini dinilai menjadi era baru bagi optimalisasi pendapatan daerah sekaligus peningkatan mutu pelayanan fasilitas publik di Kota Tepian.
Guna memastikan masa transisi menuju parkir digital berjalan sukses dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, DPRD Samarinda menekankan krusialnya penguatan aspek keamanan di area parkir.
Peningkatan rasa aman pengguna kendaraan dianggap sebagai variabel kunci dalam membangun kepercayaan publik (public trust) terhadap kebijakan retribusi daerah.
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan bahwa implementasi sistem parkir modern harus dibarengi dengan fasilitas jaminan keamanan yang sepadan.
Salah satu terobosan strategis yang didorong DPRD adalah integrasi teknologi kamera pengawas di titik-titik lokasi parkir resmi.
“Penerapan CCTV di titik parkir berbayar merupakan sarana pendukung yang sangat penting,” kata Deni.
Ketika masyarakat membayar retribusi parkir digital maupun berlangganan, menurut Deni mereka berhak mendapatkan kepastian perlindungan atas kendaraan dan barang bawaan mereka secara memadai.
Deni menilai, modernisasi perparkiran bukan sekadar mengubah metode pembayaran dari tunai ke digital, melainkan juga menaikkan standar pelayanan publik.
Fasilitas keamanan seperti CCTV tidak hanya berfungsi memantau aktivitas secara real-time, tetapi juga menjadi tolok ukur profesionalisme pengelolaan parkir daerah.
Evaluasi terhadap catatan-catatan kecil di lapangan, seperti potensi kehilangan barang atau helm pengguna kendaraan harus dijadikan pemicu untuk menyempurnakan fasilitas sebelum sistem baru diterapkan secara masif.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam mematuhi aturan retribusi sangat bergantung pada kualitas fasilitas yang mereka terima.
“Masyarakat membayar retribusi untuk membeli fasilitas dan kenyamanan. Otomatis, kepastian keamanan harus menjadi jaminan utama. Ketika jaminan keamanan ini terpenuhi, kepercayaan masyarakat terhadap program parkir digital Pemkot Samarinda akan meningkat pesat,” tegas Deni.
Melalui penguatan integrasi keamanan berbasis teknologi ini, DPRD Samarinda optimistis program parkir digital dan berlangganan mampu berjalan optimal, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menghadirkan ruang publik yang aman dan tertata bagi seluruh warga Kota Tepian.
[tra|anl|adv]
