Minggu, Juli 19, 2026
BerandaBeritaDPRD Samarinda Soroti Kebiasaan Anak Ucapkan Kata Kasar, Keluarga Diminta Jadi Teladan

DPRD Samarinda Soroti Kebiasaan Anak Ucapkan Kata Kasar, Keluarga Diminta Jadi Teladan

Infokaltim.id, Samarinda – Fenomena anak-anak yang kerap melontarkan kata-kata kasar belakangan ini menjadi perhatian serius DPRD Kota Samarinda.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD, Sri Puji Astuti, menilai perilaku tersebut tidak muncul begitu saja, melainkan terbentuk dari kebiasaan meniru lingkungan sekitar, khususnya dalam keluarga.

“Anak belajar dari apa yang mereka dengar dan lihat. Kalau orang tua atau orang dewasa di rumah sering menggunakan bahasa kasar, maka hal itu mudah sekali ditiru anak,” ujar Sri Puji.

Dirinya menjelaskan, berbagai langkah pemerintah untuk melindungi anak dari pengaruh buruk sebenarnya sudah dilakukan, termasuk pengawasan terhadap media.

Namun, kenyataannya konten negatif masih sangat mudah diakses.

Tayangan televisi, sinetron, hingga media sosial seperti Instagram dan TikTok kerap menampilkan hal-hal yang tidak pantas untuk anak-anak.

“Upaya pengawasan memang ada, tapi belum sepenuhnya mampu membendung konten yang tidak layak. Filter masih lemah,” tegasnya.

Menurut Sri Puji, perkembangan teknologi yang sangat cepat membuat regulasi sulit mengikuti.

Karena itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam memberikan pendidikan karakter.

Orang tua disebut harus hadir sebagai garda terdepan, bukan hanya dengan melarang, tetapi juga dengan memberikan contoh positif dalam keseharian.

“Orang tua adalah benteng utama. Anak tidak cukup diberi aturan, mereka harus diberi teladan nyata,” jelasnya.

Selain keluarga, ia juga menyoroti peran sekolah dan masyarakat.

Guru, tokoh masyarakat, hingga pemerintah kota diharapkan mampu menampilkan perilaku yang layak ditiru anak-anak.

“Contoh yang baik jauh lebih kuat pengaruhnya dibanding sekadar aturan atau pengawasan ketat,” pungkas Sri Puji.

[anr|anl|adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular