Sabtu, Juli 18, 2026
BerandaBeritaKetimpangan Akses Layanan Kesehatan dan Pendidikan Masih Jadi Sorotan di Kaltim

Ketimpangan Akses Layanan Kesehatan dan Pendidikan Masih Jadi Sorotan di Kaltim

Infokaltim.id, Samarinda – Ketimpangan dalam layanan kesehatan dan pendidikan kembali mendapat perhatian serius dari Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra.

Hal ini disampaikan Nurhadi saat menyimpulkan hasil serap aspirasi (reses) di daerah pemilihan (dapil) Kota Balikpapan.

Berdasarkan evaluasi lapangan, ia menemukan bahwa sejumlah wilayah masih kekurangan fasilitas dasar yang memadai.

Kondisi ini, menurutnya, berdampak pada kualitas layanan publik dan memperlambat pemerataan pembangunan antar daerah.

Nurhadi khusus menyoroti lambatnya pembangunan fasilitas kesehatan di daerah tersebut.

“Seiring pertumbuhan penduduk dan mobilitas antarwilayah, kebutuhan layanan kesehatan primer terus meningkat,” kata Nurhadi.

“Kami menekankan pentingnya percepatan pembangunan rumah sakit representatif di Balikpapan Timur,” ujarnya.

Ia menegaskan, masyarakat di wilayah pinggiran tidak boleh terus bergantung pada rumah sakit rujukan yang berjarak jauh.

Karena hal itu meningkatkan risiko keterlambatan penanganan medis, khususnya dalam kasus darurat.

Nurhadi menekankan perlunya pemerintah mengubah strategi perencanaan, dengan menempatkan pemerataan layanan dasar sebagai prioritas utama, bukan sekadar meningkatkan belanja anggaran.

Selain kesehatan, Nurhadi juga menyoroti kondisi pendidikan, terutama kebutuhan ruang kelas dan pembangunan unit sekolah baru.

Menurutnya, hal ini harus menjadi fokus utama dalam perencanaan anggaran 2026, karena langsung berkaitan dengan akses pendidikan menengah yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

“Kekurangan ruang kelas serta jumlah SMA dan SMK baru harus menjadi perhatian,” bebernya.

“Tanpa percepatan pembangunan sekolah menengah, program bantuan pendidikan tidak akan berjalan optimal,” jelas Nurhadi.

Dia menambahkan, banyak siswa masih harus menempuh jarak jauh atau bersekolah di sekolah yang sudah overkapasitas.

Nurhadi menekankan bahwa pembangunan pendidikan dan fasilitas kesehatan sebaiknya difokuskan pada daerah yang selama ini kurang tersentuh infrastruktur dasar, bukan hanya di kota besar yang sudah relatif memadai.

Ia berharap pemerintah provinsi segera menindaklanjuti pembangunan sekolah menengah dan fasilitas kesehatan agar seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, dapat merasakan manfaat pembangunan yang adil dan merata.

[anr|anl|ads dprd kaltim]

RELATED ARTICLES

Most Popular