Minggu, Juli 19, 2026
BerandaBeritaKetua DPRD Kukar Turun ke Anggana, Serap Aspirasi Nelayan

Ketua DPRD Kukar Turun ke Anggana, Serap Aspirasi Nelayan

Infokaltim.id, Tenggarong- Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani melakukan kunjungan kerja dan bersilaturahmi bersama masyarakat nelayan di Desa Sungai Mariam Kecamatan Anggana pada Selasa (18/11/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar, tokoh masyarakat, serta masyarakat nelayan dari berbagai desa di Anggana.

Yani menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi nelayan untuk menyampaikan persoalan dan kebutuhan yang selama ini belum mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah.

“Alhamdulillah hari ini kami bersilaturahmi dengan masyarakat nelayan di Kecamatan Anggana, mendengarkan aspirasi mereka, salah satunya terkait pembangunan pabrik es balok yang memang dibutuhkan para nelayan,” ujar Ahmad Yani.

Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan, kegiatan turun langsung ke masyarakat seperti ini merupakan bentuk nyata kerja DPRD Kukar.

Kata dia, kegiatan ini penting untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar terserap, tidak hanya terbatas pada momentum reses yang memiliki keterbatasan waktu dan ruang lingkup.

“Kegiatan ini harus dibiasakan untuk semua anggota DPRD. Ketua DPRD Kukar harus turun di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi sebenarnya, karena kalau saat reses itu terbatas. Setiap saat DPRD harus mendengarkan suara masyarakat terkait kebutuhan pembangunan,” jelasnya.

Setelah berdialog panjang, Yani menyimpulkan, Anggana yang dikenal sebagai wilayah dengan potensi perikanan, masih belum mendapatkan perhatian maksimal dalam pengelolaan sumber daya kelautan.

Menurutnya, masih banyak kebutuhan dasar nelayan yang belum terpenuhi, salah satunya fasilitas pabrik es balok yang sangat vital untuk menjaga kualitas hasil tangkapan.

“Anggana adalah salah satu penghasil perikanan terbesar, tapi selama ini kurang diurus dengan baik. Kebutuhan yang paling utama seperti pabrik es balok belum difasilitasi pemerintah. Kita yakin ini bisa kita bantu wujudkan,” ujarnya.

Selain kebutuhan es balok, nelayan juga menyampaikan aspirasi lain terkait pengadaan kapal, perlengkapan tangkap, hingga bibit perikanan. Meski demikian, Yani memastikan bahwa prioritas utama adalah pembangunan pabrik es balok karena dampaknya langsung dirasakan oleh seluruh nelayan.

“Kita usahakan agar permohonan masyarakat ini bisa diakomodir pada tahun 2026. Pembangunan ini untuk masyarakat, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Aspirasi lain juga tetap kita perhatikan, meskipun tidak bisa diwujudkan sekaligus karena perlu proses,” tegasnya. [rfr|anl|adv dprd kukar]

RELATED ARTICLES

Most Popular