Selasa, Oktober 13, 2026
BerandaBeritaKetua DPRD Samarinda Minta Warga Aktif Cegah Karhutla

Ketua DPRD Samarinda Minta Warga Aktif Cegah Karhutla

Infokaltim.id, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah menyiapkan anggaran untuk menghadapi kondisi darurat bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Namun, Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah menilai dukungan anggaran perlu dibarengi keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran sejak awal.

Menurut Helmi, karhutla masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Samarinda. Karena itu, penanganannya tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah maupun petugas kebencanaan.

“Kalau bicara masalah karhutla, saya kira bukan hanya di Samarinda saja, hampir seluruh Kaltim. Yang baru-baru ini kan dari Kutai Kartanegara itu terjadi kebakaran yang luar biasa,” ujar Helmi.

Ia mengatakan pemerintah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengalokasikan anggaran tanggap darurat sebagai bentuk kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Sebagaimana diketahui, Pemkot Samarinda telah menganggarkan sekitar Rp2,5 miliar dana Belanja Tak Terduga (BTT) yang ditujukan untuk penanganan bencana kekeringan dan karhutla.

Meski demikian, Helmi menilai langkah pencegahan di tingkat masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam menekan risiko karhutla. Terlebih, sejumlah kawasan memiliki potensi menjadi titik rawan apabila tidak dikelola dengan baik.

Ia meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan rutin membersihkan kawasan yang berpotensi menjadi lokasi munculnya api.

Selain itu, warga yang memiliki lahan perkebunan maupun sawah diingatkan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Aktivitas tersebut dinilai dapat memicu kebakaran yang lebih luas apabila tidak terkendali.

Helmi menegaskan pencegahan karhutla membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, BPBD dan masyarakat. Kesadaran warga dalam mengelola lingkungan dinilai menjadi langkah awal untuk mencegah kebakaran sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungannya, kita menghindari terjadinya kebakaran,” tegasnya.

[tra|anl|adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular