Sabtu, Agustus 1, 2026
BerandaBeritaKualitas Guru yang Baik Sangat Berpengaruh pada Pendidikan Karakter Siswa

Kualitas Guru yang Baik Sangat Berpengaruh pada Pendidikan Karakter Siswa

Infokaltim.id, Samarinda – Keberhasilan program pendidikan yang menyasar peserta didik dari keluarga berpenghasilan rendah dinilai tidak terlepas dari peran tenaga pendidik yang direkrut melalui mekanisme seleksi nasional oleh Kementerian Sosial.

Kualitas guru yang terlibat dianggap menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong peningkatan karakter maupun kemampuan akademik para siswa.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Passie, mengungkapkan tenaga pengajar yang bertugas dalam program tersebut berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan terpusat, sehingga tidak hanya melibatkan guru dari Samarinda, tetapi juga pendidik dari sejumlah daerah lainnya.

Menurutnya, sistem seleksi berskala nasional tersebut memungkinkan program mendapatkan tenaga pengajar yang memiliki kompetensi dan semangat tinggi dalam menjalankan tugas pendidikan.

Sebagian besar guru yang direkrut diketahui merupakan generasi muda serta lulusan baru yang memiliki motivasi besar untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan.

Novan menjelaskan, meskipun mayoritas tenaga pendidik masih tergolong muda, hal tersebut tidak menjadi hambatan dalam proses pembelajaran.

Justru, para guru mampu menunjukkan kinerja yang baik dalam membimbing siswa, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.

Politisi Partai Golkar itu menilai perkembangan peserta didik selama mengikuti program cukup signifikan.

Perubahan dapat terlihat dari meningkatnya kedisiplinan, sikap tanggung jawab, kepercayaan diri, hingga capaian akademik yang semakin baik dibandingkan sebelumnya.

“Seleksi tenaga pengajar dilakukan secara nasional. Jadi para guru yang mengajar tidak hanya berasal dari Samarinda, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya, Rabu.

Lebih lanjut, Novan menyebut hasil yang dicapai program tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan pendidikan yang diterapkan telah berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan.

Dalam kurun waktu sekitar satu tahun, para siswa menunjukkan kemajuan yang cukup pesat di berbagai aspek.

Ia menambahkan, pencapaian tersebut menjadi lebih bermakna karena sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan ekonomi paling rendah.

Kondisi tersebut sebelumnya menjadi tantangan tersendiri dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Meski demikian, melalui dukungan tenaga pengajar yang kompeten dan sistem pembelajaran yang terarah, para siswa mampu menunjukkan perkembangan positif.

Hal itu, menurut Novan, membuktikan bahwa kesempatan pendidikan yang tepat dapat memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas hidup anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Perkembangannya cukup terlihat dalam waktu satu tahun. Ini menunjukkan program tersebut berjalan sesuai tujuan yang diharapkan,” tutupnya.

[anr|anl|ads]

RELATED ARTICLES

Most Popular