Mengantar Anak Menuju Baligh, BPO Kokam Kaltim Gelar Khitanan di Bongan Kubar

  • Bagikan
Suasana pelaksanaan sunnatan massal yang digelar BPO KOKAM Kaltim. (Infokaltim.id/Ist).

Infokaltim.id, Kubar- Badan Pelaksana Operasional Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (BPO KOKAM) Kalimantan Timur kembali menggelar khitanan massal. Kegiatan di Jambuk, Bongan Kutai Barat, Sabtu (08/01/2022).

Program ini merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya diadakan di Sebulu Kutai Kertangera pada akhir Desember 26/12/2021 lalu, dan akan diakhiri di Penajam Paser Utara yang direncanakan pada pertengahan Januari 2022 ini.

Pelaksanaan kegiatan yang dilangsungkan di Balai Pertemuan (BPU) Kampung Jambuk Makmur Kecamatan Bongan Kabupaten Kutai Barat ini diikuti oleh 30 peserta khitan dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) sesuai standar dan anjuran dari pemerintah yang berlaku selama masa pandemi Covid-19.

Suasana foto bersama Kokam Kaltim dan tim medis. (Infokaltim.id/Ist).

Ketua BPO KOKAM Kaltim, Tamam Habibi mengatakan kegiatan dimaksudkan untuk mengaplikasikan Trilogi Pelayanan Paradigma baru yang tertuang dalam buku Peraturan dan Pedoman KOKAM 2020. KOKAM memandang bahwa trilogi pelayanan KOKAM adalah tugas penting. Masalah kemanusiaan, kebencanaan, dan ekologi/lingkungan adalah perlu menjadi perhatian serius di masa depan sebagai trilogi pelayanan KOKAM.

“Kegiatan khitanan 30 anak di Bongan, Kutai Barat saat ini adalah salahsatu bagian dari trilogi KOKAM yaitu KOKAM dan Kemanusiaan. KOKAM dan urusan kemanusiaan sebagai wujud semangat mengaplikasikan pesan Surat al-Ma’un, pesan dari Surat al-Ma’un adalah mengurusi masalah kemanusiaan. Hal ini nyata, peserta khitanan adalah fakir miskin, yatim dan muallaf yang tentu melalui tahapan seleksi adminitrasi, ujarnya.”

Sementara itu, untuk pelaksanaan di lapangan, Sekertaris BPO KOKAM Kaltim, Iwan Sulistiya menjelaskan, panitia bekerjasama dengan pihak desa tujuan. Termasuk melibatkan tenaga kesehatan di puskesmas terdekat agar mempermudah proses khitan dan perawatan setelahnya. Adapun para peserta wajib mematuhi protokol kesehatan saat acara berlangsung. Seperti menjaga jarak dan penggunaan masker baik bagi anak maupun pengantar.

Iwan menambahkan masyarakat jelas mendapatkan manfaat dari khitanan massal ini. Khususnya mereka yang terkendala biaya untuk mengkhitan anaknya. Selain gratis pembiayaan, peserta khitan juga mendapatkan konsumsi serta souvenir berupa sarung dan pakaian sholat.

Bentuk dukungan nyata Kegiatan khitanan massal BPO Kokam ini terlihat dari Kepala Puskesmas Jambuk, Bongan, Suto, yang langsung turun menangani proses khitan dan dibantu tenaga medis lainnya seperti Dadang, Bahrul Ali, Uci Sanusi dan Suleha.

[Uzn | Sdh]

  • Bagikan