Kamis, Juni 4, 2026
BerandaBeritaPentingnya Pendidikan Karakter di Tengah Krisis Moral Generasi Muda, DPRD Kaltim Soroti...

Pentingnya Pendidikan Karakter di Tengah Krisis Moral Generasi Muda, DPRD Kaltim Soroti Kurikulum

Infokaltim.id, Samarinda– Kekhawatiran terhadap semakin mengkhawatirkannya perilaku generasi muda di era digital menjadi sorotan serius Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi.

Ia menekankan pentingnya integrasi nilai moral dan etika dalam sistem pendidikan nasional.

Darlis menilai bahwa penyebab melemahnya karakter anak-anak muda tidak bisa hanya dibebankan kepada keluarga, melainkan perlu pendekatan lebih luas.

Diantaranya termasuk melalui revisi kurikulum pendidikan yang menggabungkan ilmu pengetahuan dengan pembentukan karakter.

“Era digital membawa dampak besar pada perubahan perilaku anak-anak. Kita lihat semakin sering muncul perilaku tak sopan terhadap orang tua, bahkan ada yang terlibat dalam pergaulan bebas hingga kekerasan. Ini alarm bagi kita semua,” jelasnya. Senin (21/4/2025).

Ia pun menyambut positif langkah evaluasi terhadap Kurikulum Merdeka yang tengah dilakukan pemerintah.

Menurutnya, sistem pendidikan harus mampu menyeimbangkan pencapaian akademik dengan penanaman nilai-nilai luhur bangsa.

“Fokus pendidikan jangan hanya soal pencapaian akademik. Kita perlu tanamkan etika, budaya, dan moral sebagai bagian dari proses belajar-mengajar,” katanya.

Lebih lanjut, Darlis mengingatkan bahwa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi sopan santun dan nilai kekeluargaan.

Dirinya berharap karakter khas tersebut tidak hilang akibat derasnya arus globalisasi dan modernisasi.

“Identitas bangsa kita yang penuh kehangatan dan etika harus tetap dijaga. Salah satunya melalui pendidikan karakter yang terintegrasi dengan kurikulum di sekolah,” tambahnya.

Tak hanya pemerintah, Darlis juga mengajak para guru dan tenaga pendidik untuk aktif membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak.

“Pendidikan sejati adalah yang menyeimbangkan ilmu dan moral. Jangan sampai demi mengejar prestasi akademik, kita abaikan nilai-nilai kemanusiaan,” tutupnya.

[anr|anl|adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular