Rabu, Juni 3, 2026
BerandaBeritaPasca PSU Pilkada Mahulu, Ekti Dorong Pemerintahan Baru Lebih Terbuka dan Bersinergi

Pasca PSU Pilkada Mahulu, Ekti Dorong Pemerintahan Baru Lebih Terbuka dan Bersinergi

Infokaltim.id, Samarinda- Setelah pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Mahakam Ulu (Mahulu) pada Sabtu, 24 Mei 2025, perhatian publik kini tertuju pada arah kebijakan dan kepemimpinan baru di kabupaten termuda Kalimantan Timur (Kaltim) itu.

DPRD Kaltim menyampaikan harapan besar terhadap perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan Mahulu ke depan.

Mahulu yang berada di wilayah perbatasan dengan Malaysia masih berjuang menghadapi berbagai kendala mendasar, seperti minimnya infrastruktur, keterbatasan layanan publik, hingga lemahnya koordinasi antarlembaga yang menghambat pelaksanaan program pembangunan.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menyampaikan bahwa keberhasilan Mahulu tak bisa dilepaskan dari pola komunikasi yang terbuka dan sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi.

“Banyak potensi bantuan dari provinsi yang tidak maksimal dimanfaatkan karena kurangnya komunikasi dari pihak kabupaten. Seperti distribusi pupuk untuk petani yang sering tidak terserap,” ujar Ekti dalam pernyataannya, Selasa (27/5/2025).

Ia menilai, PSU bukan sekadar mengulang proses pemilu, melainkan kesempatan emas untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pemerintahan di Mahulu.

Ekti mendorong pemimpin baru untuk lebih aktif menjalin kemitraan, baik dengan provinsi maupun masyarakat.

“Pemimpin terpilih harus bisa menjadi jembatan antara pemerintah provinsi dan masyarakat. Ini kunci agar pembangunan bisa berjalan dengan lancar dan tepat sasaran,” tegasnya.

Dengan kondisi geografis yang menantang dan status sebagai daerah yang masih berkembang, Mahulu memerlukan pendekatan pemerintahan yang inklusif dan tanggap.

Kolaborasi dan partisipasi menjadi aspek penting agar setiap program benar-benar memberikan dampak.

Pihaknya menyatakan siap mendukung penuh pembangunan di Mahulu, dengan syarat ada komitmen kuat dari pemerintah daerah untuk membangun komunikasi yang sehat dan terbuka.

“Kami di DPRD akan terus mengawal. Tapi keberhasilan pembangunan akan sulit tercapai tanpa keterbukaan dan kemauan untuk bersinergi. Inilah momen penting untuk membawa Mahulu ke arah yang lebih baik,” tutup Ekti.

RELATED ARTICLES

Most Popular