Infokaltim.id, Samarinda- Kebakaran yang melanda RSUD A Wahab Syahranie menjadi perhatian serius bagi anggota DPRD Kaltim.
Sarkowi V Zahry, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, menyatakan perlunya peninjauan dan perbaikan berkala terhadap sistem keamanan, terutama instalasi listrik di gedung-gedung pemerintah dan fasilitas layanan publik.
Saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi kejadian, Sarkowi menegaskan bahwa meskipun insiden hanya terjadi di satu ruangan, potensi bahaya kebakaran tidak boleh dianggap remeh.
Dia meminta agar penyebab kejadian segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti dengan serius.
“Kebakaran walaupun terbatas pada satu ruang, harus menjadi peringatan bagi kita semua. Kita harus memastikan penyebabnya dan melakukan langkah pencegahan agar tidak terulang,” ujar Sarkowi.
Politisi ini menambahkan bahwa tindakan preventif seperti audit kelistrikan secara rutin sangat krusial, terutama di gedung-gedung publik yang kerap ramai dikunjungi masyarakat.
Ia mengingatkan kembali peristiwa kebakaran di pusat perbelanjaan Big Mall Samarinda sebagai bukti lemahnya pengawasan sistem kelistrikan yang dapat membahayakan keselamatan banyak orang.
“Kejadian di Big Mall harus jadi pembelajaran. Pencegahan dan pengawasan harus lebih diperketat agar insiden serupa tidak terjadi lagi di tempat lain,” kata Sarkowi.
Sarkowi menilai insiden tersebut mencerminkan kurangnya perhatian terhadap pemeriksaan berkala instalasi listrik, yang merupakan salah satu sumber risiko utama kebakaran.
Menurutnya, gedung-gedung publik terutama rumah sakit wajib menerapkan sistem pengawasan dan inspeksi yang ketat agar keselamatan pasien dan pengunjung dapat terjamin.
Tidak hanya fokus pada sistem kelistrikan, Sarkowi juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana dalam setiap fasilitas publik.
Dia memberikan apresiasi tinggi kepada RSUD A Wahab Syahranie atas respons cepat dan prosedur penanganan darurat yang berjalan efektif sehingga api tidak menyebar ke area lain.
“Tanggap darurat di rumah sakit ini patut diapresiasi. Prosedur yang mereka miliki terbukti efektif mengendalikan situasi,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Sarkowi mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh pada seluruh gedung milik pemerintah di Kaltim.
Evaluasi tersebut harus mencakup aspek teknis instalasi listrik dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana agar pelayanan publik tetap optimal dan aman.
“Sudah waktunya dilakukan audit menyeluruh demi memastikan semua fasilitas pemerintah aman dan tidak mengganggu pelayanan masyarakat,” pungkasnya.
