Minggu, November 1, 2026
BerandaBeritaBanyak Perusahaan di Kukar, Dewan Minta CRS-nya untuk Bangun Jalan dan Fasilitas...

Banyak Perusahaan di Kukar, Dewan Minta CRS-nya untuk Bangun Jalan dan Fasilitas Umum di Perdesaan

Infokaltim.id, Tenggarong- Banyak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki potensi kerjasama dalam pelaksanaan pemanfaatan dana sosial perusahaan untuk membangun Kota Raja tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPRD Kukar, Muhammad Idham. Bahwa bagi dia keberadaan sejumlah perusahaan di Kukar diberbagai sektor ini mampu memberikan kontribusinya melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun infrastruktur dimana wilayah beroperasinya perusahaan.

“Iya termasuk jalan-jalan pedesaan, kecamatan harus menjadi tanggungjawab bagi perusahaan juga, ini yang kami dorong supaya perusahaan juga peka terhadap kewajibannya,” pungkasnya.

Menurutnya, infratruktur jalan dipedesaan selain menjadi perhatian pemerintah, perusahaan juga harus memiliki tanggungjawab dalam perbaikan pembangunan jalan dan fasilitas umum lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar perusahaan.

“Kami mendorong supaya CSR nya lebih optimal lagi,” tegasnya.

Misalkan disebutkan Idham, banyak perusahaan yang beroperasi di Sebulu hingga Bloro, namun melihat kondisi jalannya nampak rusak di dua wilayah tersebut.

Dia menilai kerusakan jalan yang tidak terlalu panjang seharusnya dapat segera ditangani tanpa harus menunggu alokasi anggaran besar dari APBD.

Dia menjelaskan bahwa dana CSR yang tersedia dari berbagai perusahaan di Kukar sejatinya cukup besar dan dapat diarahkan untuk menangani kebutuhan mendesak masyarakat, termasuk perbaikan jalan dengan kondisi rusak ringan hingga sedang.

Sebab itu, Politisi PKS ini mendorong Pemkab Kukar juga proaktif dalam melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan agar memenuhi kewajibannya dalam sosial masyarakat.

“Perlunya inisiatif lebih dari pemerintah daerah dalam mengoordinasikan penggunaan dana CSR tersebut,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kukar ini menyebtukan jika ada infrastrktur jalan yang rusak tidak perlu menunggu alokasi anggaran dari APBD tapi sebaiknya langsung meminta bantuan CSR perusahaan.

“Sehingga aktivitas masyarakat juga lancar dan tidak perlu menunggu lama, apalagi kalau kerusakannya tidak terlalu berat,” tegasnya.

[ard|adv]

Post Views: 4
RELATED ARTICLES

Most Popular

Post Views: 101,896