Minggu, Juli 19, 2026
BerandaBeritaBPKH Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan MDMC Muhammadiyah Kaltim

BPKH Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan MDMC Muhammadiyah Kaltim

Infokaltim.id, Samarinda – Dukungan terhadap gerakan kemanusiaan di Kalimantan Timur kembali mendapat dorongan baru.

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui program kemaslahatan tahun 2025, menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans kepada Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalimantan Timur.

Prosesi serah terima berlangsung Minggu (28/9/2025) di Balai Lansia Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Kaltim, Jalan Wiratama, Samarinda Ulu.

Acara digelar secara hybrid, menghubungkan Jakarta dan Samarinda melalui aplikasi Zoom Meeting.

Sejumlah pejabat turut hadir secara virtual, di antaranya Anggota Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, serta Kepala Divisi Monitoring dan Evaluasi Pelayanan BPKH, Dr Dyah Rahayu.

Sementara itu, di lokasi kegiatan, tampak hadir Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Muarawati Nur Malinda, Ketua PW Muhammadiyah Kaltim KH Siswanto Sunandar, Ketua MDMC Kaltim Maridi M Dirdjo, serta jajaran pengurus Lazismu Kaltim.

Dalam sambutannya, Hetifah mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang mewujudkan fasilitas vital tersebut.

“Saya sangat bangga dengan perjuangan MDMC, Muhammadiyah, dan Aisyiyah Kaltim yang terus bekerja di lapangan meski menghadapi medan sulit. Kehadiran ambulans baru ini berkat dukungan BPKH dan Lazismu. Namun perjuangan belum berhenti, kita masih butuh dukungan lebih luas, termasuk dari pemerintah agar inisiatif masyarakat seperti ini bisa semakin kuat,” ujarnya.

Wakil Ketua Lazismu Pusat, Muarawati Nur Malinda, menjelaskan bahwa ambulans yang diserahkan bersumber dari Dana Abadi Umat yang dikelola BPKH.

“BPKH tidak bisa langsung melakukan pengadaan, sehingga disalurkan melalui mitra zakat seperti Lazismu. Bantuan senilai Rp270 juta ini juga dilengkapi dua tabung oksigen untuk menjamin keselamatan pasien, terutama di daerah terpencil yang akses kesehatannya terbatas,” ungkapnya.

Ketua MDMC Kaltim, Maridi M Dirdjo, menuturkan bahwa unit baru ini akan difokuskan untuk misi kemanusiaan berskala luas.

“Ambulans lama tetap beroperasi di wilayah Samarinda, sedangkan yang baru akan mendukung misi jarak jauh. Dengan begitu, cakupan pelayanan bisa lebih besar, tidak hanya di Kaltim tetapi juga ke daerah sekitar yang sering terdampak bencana,” jelasnya.

Ia menambahkan, kesiapan MDMC tidak hanya terbatas pada layanan masyarakat sehari-hari, tetapi juga pada penanganan bencana.

“Insya Allah, keberadaan ambulans tambahan ini membuat respon relawan lebih cepat, tepat, dan aman. Manfaatnya akan dirasakan lebih banyak masyarakat,” tambahnya.

Bantuan ambulans ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan organisasi masyarakat dalam menghadirkan program kemaslahatan yang dirasakan langsung manfaatnya.

Dengan tambahan armada tersebut, MDMC Kaltim optimistis dapat memperkuat kapasitas respon darurat, baik untuk kebutuhan lokal maupun lintas daerah, sehingga semakin banyak warga yang terbantu.

[anr|anl]

RELATED ARTICLES

Most Popular