Rabu, Juli 1, 2026
BerandaBeritaDPRD Bontang Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah, Kebumen Jadi Contoh Sukses

DPRD Bontang Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah, Kebumen Jadi Contoh Sukses

Infokaltim.id, Bontang– Pengelolaan sampah menjadi perhatian serius Komisi C DPRD Bontang. Salah satu yang menjadi sorotan adalah perlunya inovasi untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Anggota Komisi C DPRD Bontang, Bonnie Sukardi, mengungkapkan pihaknya baru saja mengikuti forum Asosiasi Dewan Kota Seluruh Indonesia yang membahas berbagai strategi pengelolaan sampah perkotaan. Dalam forum tersebut, Kabupaten Kebumen disebut sebagai salah satu daerah yang berhasil melakukan terobosan signifikan.

Menurut Bonnie, Kebumen mampu menekan volume sampah yang berakhir di TPA hingga sekitar 10 persen melalui berbagai inovasi pengolahan sampah. “Di sana bukan hanya mengandalkan industri pengolahan, tetapi juga memanfaatkan berbagai turunan sampah melalui inovasi yang dilakukan pemerintah daerah,” ujarnya.

Salah satu program yang menarik perhatian adalah pembangunan fasilitas Refuse Derived Material (RDM). Teknologi tersebut memungkinkan sampah diolah menjadi material atau bahan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Bonnie menjelaskan, tren pengelolaan sampah modern saat ini tidak lagi hanya berfokus pada sanitary landfill. Banyak daerah mulai beralih pada konsep pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar alternatif maupun produk bernilai ekonomi lainnya.

“Bahkan mereka sudah memiliki kerja sama dengan perusahaan untuk memanfaatkan hasil pengolahan sampah itu,” katanya.

Ia menilai konsep tersebut layak dipelajari dan diterapkan di Bontang. Apalagi kapasitas TPA saat ini memiliki keterbatasan sehingga diperlukan strategi jangka panjang untuk mengurangi timbulan sampah.

Menurutnya, pengurangan volume sampah hingga 10 persen saja sudah akan memberikan dampak besar terhadap usia layanan TPA. Selain itu, terdapat peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah dari hasil pengolahan sampah.

Komisi C DPRD Bontang berharap Dinas Lingkungan Hidup dapat mengkaji berbagai model pengelolaan sampah yang telah berhasil diterapkan di daerah lain. Dengan demikian, Bontang tidak hanya fokus pada penanganan sampah di hilir, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah dari pengolahan sampah.

“Potensinya luar biasa. Selain mengurangi sampah, juga ada peluang pendapatan yang bisa dimanfaatkan daerah,” tegas Bonnie.

[ayu|anl|adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular