
Infokaltim.id, Tenggarong- Pemerintah Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki tradisi berupa Erau Adat Benua Tuha.
Kini pemerintah desa tengah menyiapkan tradisi tersebut. Diketahui Erau Adat Sabintulung akan dilaksanakan terlebih dahulu sebelum Erau yang dilaksanakan oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang biasanya digelar di kota Tenggarong.
Perbedaan jadwal adat erau tersebut dikarenakan Sabintulung berada di wilayah atau tempat yang paling tua atau wilayah adat Benua Tuha.
“Erau Tenggarong itu biasanya dilakukan setelah Erau Sabintulung diadakan,” ungkap Kades Sabintulung, Arta, Kamis, (25/05/2023).
Kades Sabintulung, Arta menjelaskan sampai sejauh ini pihaknya sedang mencari lokasi erau serta menyiapkan beberapa fasilitas penunjang ritual.
Nantinya ritual itu, kata Arta sangat kental dengan nuansa tarian tradisional kutai serta sajian makanan yang beragam. Acaranya akan berlangsung selama tujuh hari tujuh malam.
Kata dia pelaksanaanya diperkirakan akan digelar pada bulan Juli atau September 2023 mendatang
Arta menjelaskan bahwa Erau di Sabintulung merupakan warisan dari leluhur Kerajaan Kutai yang sudah turun temurun. Awalnya kata dia erau tersebut dilaksanakan untuk pelaporan hasil bumi kepada kesultanan.
“Sampai saat ini, ritual adat itu terus dilestarikan oleh masyarakat setempat hingga kami menjadikan agenda wajib yang digelar setiap tahunnya,” pungkasnya.
[Rfr | Ard | Ads Kominfo Kukar].
