Kondisi setengah badan jalan poros Sambutan-Makroman di RT 22 nampak longsor parah
Infokaltim.id, Samarinda- Jalan poros arah Kecamatan Sambutan menuju Kelurahan Makroman, nampak adanya tanah longsor tepat di RT 22 sampai saat ini belum ada perbaikan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, bahkan kerap terjadi kecelakaan.
Diketahui tanah longsor itu telah terjadi pada Februari 2021 lalu, setelah adanya kecelakaan hingga korban meninggal pada 9 Mei 2021 lalu, kini telah dipasang garis polisi dan ban mobil sebagai pembatas antara jalan longsor dan badan jalan yang masih utuh.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Samarinda, Markaca yang merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) I meliputi Kecamatan Samarinda Ilir, Samarinda Kota dan Sambutan dia mengakui bahwa sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan yang detail dari RT maupun Kelurahan setempat.
“Saya juga baru dengar informasi ini ( dari wartawan Infokaltim.id, red) kalau memang ada laporan lengkap tentu kami akan tindak lanjuti proses perbaikan dan menyerahkan kepada instansi terkait”, ungkap Markaca, di Gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat. Kamis, (27/5/2021)

Lebih lanjut dia menyebutkan jika ada laporan disertai bukti visual kemudian dilaporkan kepada pihak Pemkot atau anggota dewan yang mewakili dapil I dapat dilayankan laporan berupa lisan maupun dalam bentuk proposal dari warga setempat sehingga lebih memudahkan untuk proses perbaikan
Politisi dari fraksi Gerindra yang kini duduk di Komisi III ini menyampaikan bahwa dia bakal melakukan koordinasi dengan RT dan pihak Kelurahan Makroman untuk meninjau langsung lokasi jalan yang terjadi longsor
“Kita berharap bisa segera diperbaiki oleh Pemkot Samarinda, karena pengguna jalan Sambutan menuju Makroman telah ramai, mudahan segera diperbaiki”, tutup Markaca
[SDH]
Info Terbaru
- Banggar DPRD Samarinda Usul Target Pendapatan RAPBD 2027 Naik Jadi Rp1,5 Triliun
- Samarinda Utara Kini Berkembang Pesat, Maswedi Minta Pembangunan Infrastruktur Dasar Perlu Disesuaikan
- DPRD Samarinda Nilai Pemenuhan Hak Anak Masih Jauh dari Harapan
- Pengelolaan Aset hingga Kondisi Fiskal dan Keuangan Daerah jadi Sorotan DPRD Samarinda
- DPRD Samarinda Desak Pemerataan Pendidikan Harus Dioptimalkan Hingga Fasilitas Pendidikan Pinggir Kota jadi Sorotan
