Minggu, Juli 19, 2026
BerandaBeritaKaltim Dikepung Tambang Ilegal, Salehuddin Desak Pemprov Reformasi Total

Kaltim Dikepung Tambang Ilegal, Salehuddin Desak Pemprov Reformasi Total

Infokaltim.id, Samarinda- Maraknya aktivitas tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi sorotan tajam.

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sektor pertambangan yang dinilai penuh pelanggaran dan minim pengawasan.

“Kegiatan tambang yang tidak memiliki izin resmi semakin sulit dikendalikan. Ini bukti lemahnya kontrol dari pihak terkait,” kata Salehuddin.

Ia menyatakan bahwa keberadaan tambang ilegal bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga telah menyebabkan kerusakan lingkungan serius serta mengancam keselamatan masyarakat.

Sejumlah insiden seperti jembatan rusak akibat ponton batubara dan korban jiwa di area bekas tambang yang tak direklamasi disebutnya sebagai konsekuensi nyata dari pengelolaan yang buruk.

“Lubang tambang dibiarkan terbuka, infrastruktur rusak, dan masyarakat menjadi korban. Situasi ini tidak bisa dianggap remeh,” ujarnya.

Salehuddin juga menyinggung lemahnya regulasi teknis dan pengawasan terhadap tambang legal. Ia menyoroti bahwa sebagian perusahaan resmi pun kerap melanggar ketentuan AMDAL tanpa sanksi tegas.

“Kita tidak bisa terus membiarkan sistem tambang yang hanya tambal sulam. Perlu ada evaluasi menyeluruh dan tindakan nyata, bukan sekadar respons jangka pendek,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Dirinya mendesak Pemprov Kaltim untuk mengambil langkah konkret dalam penegakan hukum terhadap tambang ilegal, sekaligus menindak tegas perusahaan legal yang tidak menjalankan operasional sesuai aturan.

Menurutnya, reformasi sektor pertambangan harus dilakukan secara sistemik dan kolaboratif, mulai dari perizinan hingga penindakan pelanggaran.

“Jika kita tidak segera membenahi sistem, dampaknya akan terus meluas. Lingkungan rusak, masyarakat dirugikan, dan hanya segelintir pihak yang diuntungkan,” tuturnya.

Salehuddin menutup pernyataannya dengan menyerukan agar pengelolaan tambang ke depan benar-benar memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Kaltim.

“Langkah ini tidak mudah, tapi harus dimulai sekarang,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

Most Popular