Infokaltim.id. Samarinda – Tingginya angka pengangguran dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya tindak kriminal di Kota Samarinda.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyebutkan persoalan sosial akibat pertumbuhan penduduk harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Menurutnya, minimnya lapangan kerja kerap menjadi pemicu masyarakat terjerumus ke tindakan yang melanggar hukum.
“Upaya utama adalah bagaimana kita bisa menekan potensi agar orang tidak tergoda melakukan kejahatan,” ucap Novan pada Kamis (04/09/2025).
Ia mencontohkan kasus pencurian fasilitas publik, seperti kabel dan tutup drainase, yang belakangan marak terjadi.
Faktor ekonomi, kata dia, tidak bisa dilepaskan dari fenomena tersebut.
Novan menilai, penciptaan kesempatan kerja yang luas merupakan solusi jangka panjang untuk mengurangi tindak kriminalitas.
Dengan masyarakat yang lebih mapan secara ekonomi, dorongan melakukan kejahatan dapat ditekan.
Namun ia mengingatkan, angka kriminalitas bukanlah satu-satunya tolok ukur kualitas sebuah daerah.
Yang lebih penting, sambungnya, ialah sejauh mana pemerintah bersama masyarakat mampu mencegah dan mengantisipasi potensi terjadinya kejahatan.
Selain langkah pemerintah, Novan juga menekankan pentingnya keterlibatan warga.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dapat dilakukan dengan cara sederhana, misalnya memberi peluang kerja atau usaha bagi pengangguran di sekitar lingkungannya.
“Kalau ada yang menganggur, masyarakat bisa membuka kesempatan agar mereka memperoleh penghasilan. Itu bagian dari menjaga keamanan bersama,” tutupnya.
[anr|anl|adv]
