Minggu, Juli 19, 2026
BerandaBeritaKondisi SDN 020 Samarinda Utara Disorot, Komisi IV DPRD Minta Segera Ada...

Kondisi SDN 020 Samarinda Utara Disorot, Komisi IV DPRD Minta Segera Ada Perbaikan Menyeluruh

Infokaltim.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi SDN 020 yang berada di wilayah Samarinda Utara.

Dalam kunjungan kerja bersama anggota Komisi IV, Sri Puji menilai kondisi sekolah tersebut sangat memerlukan perhatian serius, terutama dari sisi infrastruktur dan keselamatan.

Menurutnya, lokasi sekolah yang berdiri di dekat jurang cukup membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pengajar. Selain itu, berbagai fasilitas dasar yang rusak juga dinilai menghambat proses belajar-mengajar.

“Ini harus menjadi perhatian utama. SDN 020 sangat butuh perbaikan. Lokasinya rawan dan fasilitasnya jauh dari kata layak,” tegas Sri Puji pada Kamis (07/08/2025).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa temuan dari kunjungan tersebut akan segera dibahas lebih lanjut di internal DPRD dan dilaporkan kepada Ketua DPRD Kota Samarinda.

Hasilnya diharapkan bisa dijadikan rekomendasi resmi yang disampaikan kepada Wali Kota Samarinda untuk ditindaklanjuti.

Puji menambahkan bahwa kondisi bangunan sekolah sudah beberapa kali mengalami kerusakan parah saat hujan deras melanda.

Salah satu insiden yang cukup mengganggu adalah ketika atap sekolah terlepas diterpa angin, menyebabkan plafon bocor dan aktivitas belajar harus dihentikan sementara.

“Ini bukan kejadian sekali dua kali. Sudah dua kali sekolah ini diterjang hujan deras dan mengakibatkan kerusakan. Ini sangat mengganggu kegiatan belajar,” jelasnya.

Tak hanya soal bangunan, ia juga menyoroti minimnya fasilitas pendukung seperti akses jalan yang sulit dijangkau, buruknya sanitasi, hingga ketiadaan sarana penting seperti ruang UKS, perpustakaan, dan air bersih.

Dirinya juga menegaskan, ke depan pembangunan sekolah tak bisa lagi hanya fokus pada bangunan utama.

Fasilitas penunjang harus menjadi bagian tak terpisahkan dari rencana pembangunan pendidikan.

“Kita ingin mendorong lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan layak. Salah satu yang paling penting adalah sanitasi yang baik bagi anak-anak kita,” tutupnya.

[anr|anl|adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular