Rabu, Juli 1, 2026
BerandaBeritaOverlay Peta Jadi Kunci, Pansus DPRD Bontang Telusuri Potensi Konflik Tata Ruang

Overlay Peta Jadi Kunci, Pansus DPRD Bontang Telusuri Potensi Konflik Tata Ruang

Infokaltim.id, Bontang– Di balik pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bontang 2026-2046, Panitia Khusus DPRD Bontang tengah melakukan pekerjaan yang tidak terlihat dalam dokumen fisik. Mereka menelusuri satu per satu data spasial melalui proses overlay peta untuk mendeteksi potensi konflik ruang sejak dini.

Ketua Pansus RTRW DPRD Bontang Joni Alla’ Padang mengatakan, pendekatan digital menjadi bagian penting dalam pembahasan kali ini. Tujuannya untuk memastikan seluruh kawasan yang tercantum dalam dokumen sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Menurutnya, proses tersebut diperlukan karena RTRW akan menjadi landasan berbagai kebijakan pembangunan dalam jangka panjang.

“Sekarang kami tidak hanya membaca dokumen. Kami cek langsung melalui data digital untuk memastikan semuanya sesuai,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, pansus menemukan beberapa perbedaan data yang harus segera diklarifikasi. Ketidaksesuaian itu muncul ketika peta dari berbagai sumber dibandingkan dan dianalisis secara bersamaan.

Joni menjelaskan, proses overlay dilakukan untuk melihat apakah terdapat tumpang tindih peruntukan ruang atau kawasan yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian, maka pansus akan meminta pemerintah daerah melakukan perbaikan sebelum pembahasan dilanjutkan.

Menurut dia, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab DPRD dalam memastikan RTRW benar-benar dapat diterapkan tanpa menimbulkan konflik baru.

“Kalau ada masalah yang bisa diketahui sekarang, tentu lebih baik diperbaiki sekarang juga. Jangan menunggu sampai perda sudah berlaku,” katanya.

Ia menambahkan, tata ruang yang baik tidak hanya memenuhi ketentuan administratif, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat.

Karena itu, pansus berkomitmen mengawal seluruh tahapan pembahasan secara detail. Setiap data yang menjadi dasar penyusunan RTRW akan diverifikasi agar tidak menimbulkan persoalan ketika digunakan sebagai acuan pembangunan.

Joni optimistis pembahasan RTRW dapat menghasilkan dokumen yang lebih komprehensif dan akurat. Dengan dukungan data yang valid, Kota Bontang diharapkan memiliki arah pembangunan yang jelas dan berkelanjutan selama 20 tahun mendatang.

[ayu|anl|adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular