Infokaltim.id, Penajam – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mengoptimalkan pengelolaan dan layanan Pelabuhan Benuo Taka di Buluminung di tengah adanya penyesuaian regulasi di sektor pertambangan batu bara secara nasional.
Kepala Dishub PPU, Agus Dahlan, menjelaskan saat ini aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan Benuo Taka mengalami penundaan karena dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dari Kementerian terkait masih dalam proses. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di PPU, tetapi berlaku secara nasional.
“Untuk batu bara saat ini masih menunggu RKAB dari pusat. Ini kebijakan nasional, jadi semua daerah mengalami penyesuaian yang sama. Kami di daerah menyesuaikan sambil tetap memastikan layanan pelabuhan berjalan,” ujar Agus Dahlan.
Pelabuhan Benuo Taka selama ini melayani sejumlah perusahaan yang beroperasi di PPU, di antaranya PT Sarana Daya Hutama (SDH), PT Penajam Makmur Abadi (PMA), dan PT Kaltim Jaya Mandiri (KJM). Ketiga perusahaan tersebut rutin memanfaatkan pelabuhan milik pemerintah daerah untuk jalur logistik.
Di tengah penundaan aktivitas batu bara sejak Januari, Dishub PPU tetap menjaga kesiapan fasilitas pelabuhan dan mengoptimalkan potensi sektor lain sebagai penyumbang retribusi daerah, salah satunya sektor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).
Sektor CPO tetap memberikan kontribusi bagi penerimaan pelabuhan. Saat ini produksinya memang mengalami penyesuaian seiring kondisi musim kemarau yang berpengaruh pada hasil Tandan Buah Segar (TBS).
“Selain batu bara, ada CPO yang tetap berjalan. Memang produksinya menyesuaikan dengan musim, tapi kami terus optimalkan sektor yang ada,” jelasnya.
Hingga saat ini, realisasi retribusi Pelabuhan Benuo Taka tercatat sekitar Rp3,8 miliar dari target Rp8,5 miliar di tahun anggaran 2026. Dishub PPU terus melakukan langkah optimalisasi layanan dan pemanfaatan pelabuhan untuk menjaga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan kesiapan fasilitas dan pengelolaan yang terus ditingkatkan, Pelabuhan Benuo Taka diharapkan tetap menjadi simpul logistik penting yang mendukung aktivitas ekonomi di Kabupaten PPU.
[say|anl|adv kmf ppu]
