Infokaltim.id, Tenggarong- Pemerintah Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat kehormatan menjadi tuan rumah apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Loa Kulu.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, Kadis DPMD Kukar Arianto, Camat Loa Kulu Ardiansyah, Senin (08/09/2025).
Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, menyebut kegiatan ini menjadi penghargaan sekaligus motivasi bagi pemerintah desa untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan memaksimalkan peran desa,” kata Sukirno.
Sukirno bilang, Bupati Kukar telah memberikan arahan mengenai visi pembangunan daerah melalui program Kukar Idaman Terbaik, yang merupakan pengembangan dari program Kukar Idaman sebelumnya.
“Bapak Bupati menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia, optimalisasi pelayanan masyarakat, dan pemanfaatan teknologi, termasuk internet desa agar pelayanan bisa diakses dari rumah,” jelas dia.
Menurutnya, arahan Bupati Kukar menjadi motivasi bagi seluruh perangkat desa untuk terus bekerja maksimal.
“Kita akan berupaya mengikuti visi-misi Bupati Kukar, mengoptimalkan pelayanan, serta memaksimalkan potensi sumber daya desa,” ucap Sukirno.
Penguatan SDM, sebutnya, menjadi hal yang paling penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan desa.
Sukirno menegaskan, pemerintah desa akan bekerja maksimal dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mendorong perangkat desa agar terus bersemangat dan termotivasi menjalankan visi pembangunan daerah.
“Harus mengikuti program-program yang ada di pemerintah daerah, khususnya Kukar Idaman Terbaik, sesuai dengan misi-misi Bapak Bupati Kukar,” tegasnya.
Selain itu, ia mengungkapkan adanya komitmen peningkatan anggaran Bantuan Keuangan Khusus Desa dan Rukun Tetangga (BKKDRT) dari Rp 50 juta menjadi Rp 150 juta pada tahun 2026.
“Mudah-mudahan kebijakan itu dapat direalisasinya di tahun depan agar dapat membantu desa dan RT dalam memperkuat pelayanan,” pungkasnya. [rfr|adv|diskominfo kukar]
