Minggu, Juli 19, 2026
BerandaBeritaPerbaikan Jalan Kelai–Labanan Segera Dimulai, Syarifatul Pastikan Lelang Proyek Hampir Rampung

Perbaikan Jalan Kelai–Labanan Segera Dimulai, Syarifatul Pastikan Lelang Proyek Hampir Rampung

Infokaltim.id, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menyampaikan bahwa proyek peningkatan jalan Kelai–Labanan di Kabupaten Berau akan segera memasuki tahap pelaksanaan.

Dia memastikan prosesnya sudah berada di fase akhir, yakni menunggu selesainya lelang anggaran.

Syarifatul menilai kondisi jalan tersebut sudah terlalu lama dikeluhkan warga dan kini berada pada level yang dianggap sangat berbahaya.

Karena itu, ia menekankan bahwa perbaikan tidak bisa lagi ditunda.

Keluhan masyarakat, menurutnya, datang dari berbagai jalur mulai dari laporan resmi hingga unggahan pengguna jalan di media sosial.

Ramainya aduan tersebut semakin menunjukkan urgensi penanganan jalur yang dikenal rawan kecelakaan itu.

“Kondisinya sudah benar-benar memprihatinkan, terutama pada malam hari. Banyak kendaraan tergelincir karena tanjakan dan turunan tidak rata, ditambah lubang yang sangat banyak. Media sosial sampai penuh dengan keluhannya,” ujarnya pada Rabu (26/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa kerja bersama antara DPRD Kaltim dan Pemerintah Provinsi Kaltim akhirnya membuahkan hasil positif.

Tahun ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk memperbaiki ruas strategis tersebut.

“Syukurlah, upaya kami bersama Pak Gubernur mendapat respons baik. Tahun ini anggaran sekitar Rp220 miliar sudah masuk proses lelang untuk perbaikan jalan di Kutim dan ruas Koros Kelai–Labanan. Artinya sudah ada kontrak, tinggal menunggu pelaksanaan,” jelasnya.

Syarifatul juga menegaskan bahwa perbaikan ini menjadi kabar yang sangat ditunggu masyarakat.

Mengingat Jalan Kelai–Labanan merupakan jalur vital yang menghubungkan sejumlah wilayah dan menopang aktivitas ekonomi antardaerah.

“Bagi warga yang melintas setiap hari, ini tentu sangat melegakan. Jalan itu sangat penting untuk arus perdagangan dan transportasi dari Berau, Kutim, hingga menuju Samarinda,” katanya.

Selain alasan ekonomi, aspek keselamatan menjadi perhatian utama. Ia mengingatkan bahwa kerusakan parah pada ruas tersebut telah berulang kali memicu kecelakaan.

“Ini mendesak dilakukan agar tidak ada lagi korban,” tegasnya.

Politisi Golkar itu juga menceritakan bahwa kegiatan masyarakat turut terdampak akibat kondisi jalan yang rusak.

Bahkan peserta perkemahan Dewan Kerja Daerah se-Kaltim yang berlangsung di Berau beberapa waktu lalu harus menghadapi kesulitan saat melewati rute tersebut.

“Peserta yang datang melalui jalur darat dari berbagai daerah mengaku sangat kesulitan karena kondisi jalannya begitu buruk,” ungkapnya.

Dengan dimulainya rangkaian pengerjaan, ia berharap proyek ini dapat berjalan maksimal dan menghasilkan peningkatan kualitas jalan yang benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat.

Dirinya menekankan pentingnya peningkatan akses, kelancaran distribusi barang, serta keselamatan pengguna jalan di kawasan strategis tersebut.

[anr|anl|ads dprd kaltim]

RELATED ARTICLES

Most Popular