Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Eko Elyasmoko
Infokaltim.id, Samarinda- Anggota DPRD Samarinda, Eko Elyasmoko mendukung wacana Pemerintah Kota (Pemkot) melakukan revitalisasi Citra Niaga Part II menguat setelah Andi Harun bertemu dengan arsitek asal Bali yang mendesain Citra Niaga hingga mendapatkan penghargaan internasional Aga Khan Award 1989 yaitu Antonio Ismael Risianto pada 9 April 2021 lalu.
Dia menyarankan agar pembangunan Citra Niaga part II ini dilakukan tanpa menghilangkan konsep awal, sesuai dengan karakter dan khas kedaerahan, namun hanya dibenahi fasilitas dan ditata kembali lebih indah.
“Kalau pembangunan lebih tertutup saya tidak setuju, harus dibangun dengan konsep secara terbuka atau open, sehingga dapat dinikmati seluruh masyarakat Samarinda”, ujar Eko, di Gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat. Kamis, (22/4/2021)
Dia menambahkan kawasan Citra Niaga yang sebelumnya menjadi pusat pembelanjaan souvenir dan kuliner Samarinda, namun kini banyak berubah fungsi menjadi kafe, menurutnya tetap difasilitasi namun Pemkot harus memperhatikan konsep desain bangunan dengan suasana open.
Politis dari fraksi Demokrat ini menyebutkan masyarakat Samarinda lebih menyukai kawasan yang terbuka untuk menghabiskan waktu senggangnya, sisi lain juga masyarakat ingin pembangunan dengan memperbanyak fasilitas wisata atau tempat hiburan, pasalnya tidak semua masyarakat berkunjung ke Mall, lebih memilih pada kawasan yang terbuka
“Selama anggaran cukup untuk pembangunan Citra Niaga Part II kami tetap menyuport untuk kemajuan Kota Samarinda”, ujar Eko
Dia berharap wacana tersebut dapat direalisasikan oleh Pemkot Samarinda, sehingga Citra Niaga menjadi pusat pembelanjaan warga Samarinda seperti dahulu kala dan menarik wisatawan berkunjung ke Kota Tepian ini.
[SDH]
Info Terbaru
- Sejumlah Sekolah Alami Kekurangan Guru hingga 93 Orang, Disdikpora PPU Lakukan Redistribusi Tenaga Pengajar
- Pemkab PPU Sepakati KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Capai Rp1,99 Triliun, Waris Muin Sebut Penyesuaian Fiskal dan Kebutuhan Belanja
- DBH Sawit Alami Penurunan, Alokasi Pembangunan Infrastruktur dan Perkebunan Terhambat, Distan PPU Fokus pada STDB
- Bupati PPU Mudyat Noor Perjuangkan Pembangunan Jembatan Riko dan Pelabuhan Nenang ke Kemeninfra
- BKAD PPU Usulkan Anggaran Porprov Kaltim Senilai Rp5 Miliar, Bakal Dimasukan di APBD Perubahan 2026
