Infokaltim.id, Samarinda- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menyoroti pelayanan BPJS Kesehatan bagi masyarakat Kota Tepian yang sebelumnya mendapatkan biaya dari pemerintah pusat.
Dirinya mendapatkan keluhan dari masyarakat saat menemui konstituennya beberapa waktu lalu, kebijakan penonaktifan peserta oleh pemerintah pusat terssebut merupakan imbas dari efisiensi anggaran.
Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak termasuk BPJS Kesehatan, Dinas Sosial untuk mengklarifikasi persoalan tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi, memang benar adanya, jadi masalah di lapangan juga terkaitd data dan pengelompokan masyarakat yang berhak menerima atau desil, sehingga banyak masyarakat juga tidak memahami. Tapi kami terus berupaya agar masyarakat kembali mendapatkan haknya,” ujarnya.
Politisi Demokrat ini juga memahami persoalan kekuatan anggaran Pemkot Samarinda yang saat ini belum tentu mengcover BPJS masyarakat, sebab adanya efisiensi sehingga dampaknya sangat terasa di tengah masyarakat.
“Apalagi sebanyak 49.742 warga Samarinda yang saat ini juga terdampak disebabkan adanya kebijakan Pemprov Kaltim yang tidak lagi membiayai, jadi semakin kompleks persoalan ini,” tukasnya.
Dibeberkan Puji, bahwa sebelumnya dari usulan awal sebesar Rp70 miliar dalam APBD murni 2026, dana yang tersedia saat ini hanya sekitar Rp30 miliar akibat kebijakan efisiensi anggaran.
“Usulan awalnya memang sekitar Rp70 miliar, tetapi karena adanya efisiensi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dana yang tersedia saat ini hanya sekitar Rp30 miliar dan itu pun hanya berlaku dari Januari sampai Juni 2026,” jelasnya.
Selain persoalan kepesertaan BPJS, DPRD juga menerima sejumlah keluhan dari masyarakat terkait pelayanan di fasilitas kesehatan. Salah satunya mengenai lamanya waktu tunggu untuk mendapatkan obat setelah pemeriksaan dokter.
“Kami khawatir jangan sampai yang selama ini dibayarkan oleh pemerintah provinsi justru nantinya dialihkan menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Ini yang menjadi perhatian kami,” tegasnya.
[ary|anl|ads]
