Infokaltim.id, Jakarta- Polemik cerdas cermat 4 pilar MPR RI yang digelar di Pontianak berakhir viral disebabkan juri tidak terliti dan cermat dalam melakukan penilaian terhadap jawaban dari Grup C SMAN 1 Pontianak sehingga memberi nilai berbeda terhadap jawaban yang sama dari peserta lain. Dalam lomba itu, Grup C dari SMAN 1 Pontianak mendapat nilai minus lima untuk jawaban terkait proses pemilihan anggota BPK. Sementara Grup B dari SMAN 1 Sambas justru diberi nilai 10 oleh juri yang sama padahal memiliki jawaban yang sama.
Sehingga salah satu siswa dari Grup B yang memberikan jawaban atas pertanyaan yang dilontarkan oleh MC tersebut, melakukan intrupsi atas penilaian yang diberikan oleh juri tidak adil padahal jawaban sama, namun juri memberikan tanggapan bahwa grup B menjawab tidak lengkap sebab dinilai tidak menyertakan pertimbangan dari DPD RI.
Hal itu viral dijagat maya hingga mendapatkan protes keras dari netizen bahkan Ketua MPR RI, Ahmad Muzani pun ikut mengomentari polemik tersebut. Untuk meredam polemik ini dan perlu adanya rasa keadilan maka, MPR RI memutuskan akan mengelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 pilar MPR RI akan digelar ulang dan akan diputuskan segera waktu pelaksanaannya. Hal itu diungkap oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani melalui konferensi pers pada Rabu (13/05/2026).
Politisi Gerindra ini juga memutuskan untuk dewan juri ditentukan ulang yang berasal dari juri independen, dan seluruh pimpinan MPR RI akan mengawasi langsung jalannya lomba cerdas cermat tersebut yang akan digelar ulang dalam waktu yang secepatnya dari awal sampai akhir.
“Kami juga mengapresiasi kepada peserta lomba yang menggunakan haknya untuk memberikan pandangannya, kebebasan berbicara dan menyampaikan protes atas ketidakpuasannya dan kami mendengar itu sebagai sebuah cara untuk melatih menjadi contoh demokrasi yang baik,” ujarnya.
Dari polemik ini, kata Muzani pihak MPR RI juga akan menjadikan momentum untuk melakukan evaluasi setiap perlombaan 4 pilar MPR RI pada tahun-tahun mendatang dan mendengarkan aspirasi, pandangan dan saran dari masyarakat.
[hrd]
