Infokaltim.id, Samarinda– Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) bukan hanya kampus yang belajar tentang teori dan hanya berada di dalam kelas saja, kini kampus yang berada di Jalan Juanda Samarinda itu terus bertransformasi dengan menggelar Entrepreneurs Day 2026 dengan sejumlah lapak milik mahasiswa memenuhi di Gedung G selama tiga hari mulai 08-10 Juni 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari melatih mahasiswa untuk berkreatif dan membangun karakter menjadi seorang entrepreneurs diberbagai sektor. Sejumlah lapak mahasiswa menghadirkan beragam produk mulai dari makanan, minuman, kerajinan dan jasa.
Kegiatan itu tidak hanya bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis saja, melainkan seluruh program studi di UMKT, antusias mahasiswa mengikuti Entrepreneurs Day 2026 itu sangat mengembirakan.
Ketua Entrepreneurs Day 2026 UMKT Samarinda, Marsha Anindita menyebutkan, awalnya kegiatan tersebut diperuntukan bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah kewirausahaan saja, tapi karena pihaknya ingin memberikan kesempatan mahaiswa dari prodi lain untuk ikut dalam kegiatan itu hanya semata-mata mengembangkan jiwa kewirausahaan.
“Kami tidak menyangka ternyata banyak mahasiswa yang menyambut baik kegiatan ini, antusiasme mahasiswa sangat tinggi dan baik, dan baru kali pertama digelar di UMKT,” pungkasnya, Selasa (09/06/2026), di Kampus UMKT, Jalan Juanda.

Entrepreneurs Day 2026 UMKT Samarinda ini bakal digelar rutin sebagai upaya pihak kampus mengasah kemampuan dalam berbisnis dan berjiwa enterpreneurship sejak di bangku perkuliahan. Sehingga dengan kemampuannya dan pengelaman berupa terori di kelas sekaligus diimplementasikan secara langsung.
“Jadi kegiatan ini kami memberikan kesempatan bagi setiap kelas untuk membentuk kelompok usaha dalam rangka mengikuti kegiatan tersebut, tapi justru antusias mahasiswa sangat tinggi, bahkan jumlah peserta melebihi yang ditargetkan oleh panitia,” bebernya.
Marsha Anindita menyebutkan, dalam satu kelas ada satu sampai tiga kelompok yang ikut. Total ada 43 kelompok dengan 43 produk yang dipamerkan.
“Dari jumlah itu, lima merupakan produk kerajinan dan jasa, sedangkan 38 lainnya bergerak di bidang makanan,” ungkapnya.
Selain itu, dijelaskan Marsha Anindita, dalam kegiatan itu yang menjadi perhatian utama adalah memantau kemampuan dalam proses memasarkan produk dan berinovasi yang menjadi fokus penilai dalam kegiatan tersebut.
“Karena panitia juga menyiapkan sejumlah penghargaan, seperti Best Product, Best Marketing, dan Best Food. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus sarana evaluasi terhadap kemampuan peserta dalam mengembangkan produk dan strategi pemasaran,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Marsha Anindita, bahwa setiap kelompok yang berhasil meraih nilai terbaik akan didorong untuk mengikuti kompetisi kewirausahaan di luar kampus di daerah maupun nasional.
“Melalui kegiatan tersebut, UMKT berharap dapat menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan mahasiswa sehingga tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja setelah lulus,” tuturnya.
Pihaknya mengharapkan, dalam kegiatan tersebut menambah motivasi mahasiswa untuk berwirausaha. Agar mahasiswa menjadi pengusaha baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan dan menjadi pribadi yang mandiri setelah lulus dari kampus.
Penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri atas dosen UMKT dan perwakilan Rumah BUMN yang selama ini aktif mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Samarinda.
