Infokaltim.id, Bontang- Potensi investasi di Kota Bontang dinilai masih belum tergarap maksimal. Meski memiliki kawasan industri yang luas dan telah masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), realisasi investasi baru masih tergolong minim.
Ketua Komisi B DPRD Bontang Rustam menilai salah satu faktor yang membuat investor belum berani menanamkan modal dalam skala besar adalah persoalan kepastian lahan. Menurutnya, banyak investor yang sempat datang ke Bontang untuk melakukan survei dan penjajakan. Namun, sebagian besar belum melanjutkan rencana investasinya hingga tahap realisasi.
“Banyak yang datang melihat peluang di Bontang. Mereka survei dan berkomunikasi dengan pemerintah daerah. Tapi dalam perjalanannya ada yang berhenti karena masih mempertimbangkan persoalan lahan,” ujarnya dalam rapat pembahasan Raperda Penanaman Modal, Senin (08/06/2026).
Rustam mengatakan, keamanan dan legalitas lahan menjadi pertimbangan utama investor sebelum menggelontorkan modal. Apalagi investasi di sektor industri membutuhkan kepastian hukum yang kuat agar proyek dapat berjalan tanpa hambatan.
Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang telah menyiapkan kawasan industri di Bontang Lestari. Namun, menurutnya, upaya tersebut harus dibarengi dengan penyelesaian persoalan lahan yang masih menjadi perhatian investor.
“Investor pasti mencari daerah yang memberikan kepastian. Kalau persoalan lahan masih dianggap berisiko, mereka akan berpikir ulang,” katanya.
Rustam berharap Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus meningkatkan promosi investasi sekaligus memperkuat jaminan kepastian hukum bagi investor.
Ia juga menilai keberhasilan menarik investasi baru sangat penting untuk membuka lapangan pekerjaan. Terlebih, Bontang membutuhkan sumber pertumbuhan ekonomi baru di tengah tantangan ekonomi global yang semakin dinamis.
“Investasi akan berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja dan peningkatan ekonomi daerah. Karena itu, persoalan yang menjadi hambatan harus segera dicari solusinya,” tegasnya.
Menurut Rustam, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pelaku usaha menjadi kunci agar kawasan industri yang telah disiapkan benar-benar mampu menarik investor masuk ke Kota Bontang.
[ayu|anl|adv]
