Rabu, Juli 1, 2026
BerandaBeritaWinardi Dorong Pengembangan Industri Turunan untuk Perkuat Ekonomi Bontang

Winardi Dorong Pengembangan Industri Turunan untuk Perkuat Ekonomi Bontang

Infokaltim.id, Bontang– Pengembangan industri turunan dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Kota Bontang di masa mendatang. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang Winardi saat membahas arah kebijakan investasi daerah.

Menurutnya, Bontang tidak bisa hanya bergantung pada industri yang telah berdiri selama puluhan tahun. Daerah harus mulai menyiapkan sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan usaha berbasis produk turunan.

“Jangan hanya bergantung pada industri yang sudah ada hari ini,” kata Winardi saat menghadiri rapat pembahasan raperda Penanaman Modal, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, selama ini Bontang dikenal sebagai kota industri yang ditopang perusahaan besar di sektor pupuk dan gas. Namun keberadaan industri tersebut seharusnya mampu memicu lahirnya usaha-usaha baru yang memiliki keterkaitan langsung dengan rantai produksi.

Salah satu contoh yang disorot adalah pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) yang masih memiliki nilai ekonomi tinggi. Dengan dukungan investasi, material tersebut dapat diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah.

“FABA bisa menjadi peluang usaha baru jika dikelola dengan tepat,” ujarnya.

Winardi menilai peluang tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal karena belum adanya upaya promosi yang terarah kepada investor. Padahal, ketersediaan bahan baku menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan pelaku usaha sebelum membangun industri.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kepastian data dan dukungan pemerintah daerah. Investor memerlukan jaminan ketersediaan bahan baku dalam jangka panjang agar investasi yang ditanamkan dapat berjalan berkelanjutan.

“Investor membutuhkan kepastian bahan baku dan dukungan pemerintah,” tegasnya.

Dalam pandangannya, pemerintah daerah perlu menyusun peta investasi yang memuat potensi unggulan, kebutuhan industri, hingga peluang pengembangan usaha. Dokumen tersebut nantinya dapat menjadi alat promosi yang efektif dalam menarik penanam modal.

Ia optimistis, apabila industri turunan berkembang, manfaat ekonomi yang diperoleh daerah akan semakin besar. Selain membuka lapangan pekerjaan baru, investasi juga akan memberikan dampak terhadap pertumbuhan usaha lokal dan peningkatan pendapatan daerah.

“Investasi baru berarti lapangan kerja dan sumber pendapatan daerah,” pungkasnya.

[ayu|anl|adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular