
Infokaltim.id, Samarinda– Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda harus memberikan perhatian serius terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), upaya tersebut agar pelaku usaha tetap berkembang di tengah krisis yang melanda negeri ini.
Sani membeberkan agar pelaku UMKM itu terus dikembangkan melalui empat skema yang perlu dilakukan oleh Pemkot Samarinda.
Pertama, disebutkan Sani, tersedianya kredit tanpa bunga yang memudahkan pelaku usaha kecil mengakses permodalan. “Kedua, adalah Pemkot Samarinda harus terus melakukan event UMKM disejumlah tempat salah satunya di Jalan Kesuma Bangsa maupun di Teras Samarinda yang saat ini terus berjalan,” sebut Sani.
Lebih lanjut dikatakan Sani, bahwa skema yang ketiga adalah program pelatihan UMKM yang mencakup aspek pengemasan (packaging) dan pembinaan berkelanjutan hingga produk benar-benar siap bersaing di pasar.
Kemudian, yang keempat adalah dukungan Dinas Pemuda dan Olahraga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi warga melalui penyelenggaraan event-event yang menarik massa, yang secara tidak langsung menggerakkan aktivitas jual-beli di sekitar lokasi kegiatan.
“Stadion Segiri dan kandang Borneo FC sebagai magnet wisata olahraga yang bisa mendongkrak omzet UMKM lokal. Karena setiap pertandingan sepak bola besar yang digelar berpotensi menyedot ribuan penonton yang membutuhkan makanan, minuman, dan berbagai produk UMKM di sekitar venue,” pungkasnya.
Dia optimis Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Samarinda telah memiliki rencana untuk memaksimalkan sinergi antara event olahraga dan pemberdayaan UMKM.
Anggota Fraksi PKS DPRD Samarinda ini mendorong agar sinergi antara program pemberdayaan UMKM dan event olahraga semakin diperkuat ke depannya.
“Potensi ekonomi yang bisa tercipta dari pertemuan antara penonton olahraga dan pelaku UMKM lokal sangat besar dan belum sepenuhnya dioptimalkan oleh pemerintah kota,” ujarnya.
[ary|anl|adv]
