Selasa, Juni 16, 2026
BerandaBeritaBBM Naik, DPRD Samarinda Sebut Berpengaruh Terhadap Lonjakan Biaya Distribusi

BBM Naik, DPRD Samarinda Sebut Berpengaruh Terhadap Lonjakan Biaya Distribusi

Infokaltim.id, Samarinda- Kenaikan sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi pun dinilai berdampak terhadap lonjakan harga barang maupun jasa.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal. Dia menyebutkan sektor logistik menjadi salah satu yang paling merasakan dampak kenaikan biaya energi.

Salah satunya di Samarinda pun ikut berdampak, kata Joha, distribusi kebutuhan pokok dari daerah produsen menuju Samarinda sebagian besar masih mengandalkan transportasi laut dan darat yang membutuhkan konsumsi BBM dalam jumlah besar.

Kondisi tersebut membuat harga barang yang masuk ke Samarinda rentan mengalami penyesuaian ketika biaya operasional pengangkutan meningkat.

Apalagi sebagian besar kebutuhan pangan masyarakat kota masih dipasok dari luar Kaltim maupun dari daerah lain di Pulau Kalimantan.

“Sebagian besar barang kebutuhan pokok yang masuk ke Samarinda menempuh perjalanan yang cukup panjang. Seluruh proses distribusi itu sangat bergantung pada transportasi berbahan bakar,” jelasnya.

Menurut Joha, ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah menjadi salah satu faktor yang membuat harga pangan di Samarinda lebih sensitif terhadap perubahan biaya distribusi.

Karena itu, upaya memperkuat produksi lokal dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masa mendatang.

Ia menilai apabila kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil produksi daerah sendiri, biaya distribusi dapat ditekan sehingga gejolak harga akibat faktor eksternal, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah, tidak terlalu dirasakan masyarakat.

Selain itu, Joha juga meminta pemerintah daerah untuk terus mengawasi kelancaran rantai pasok pangan dan memastikan distribusi barang berjalan efektif.

Langkah tersebut penting untuk mencegah tambahan biaya logistik yang berpotensi membebani konsumen.

“Jika kebutuhan pokok bisa dipenuhi lebih dekat dengan pasar dan tidak harus melalui proses transportasi yang panjang, harga tentu akan lebih stabil dan tidak mengalami kenaikan yang terlalutinggi,” tuturnya.

Politisi Partai NasDem itu berharap pemerintah dapat memperkuat sektor pangan lokal sekaligus menjaga efisiensi distribusi agar masyarakat tidak terdampak secara signifikan oleh fluktuasi nilai tukar maupun kondisi ekonomi global yang saat ini masih penuh ketidakpastian.

[anr|anl|adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular