DPRD Samarinda Minta Pemkot Akomodir PKL di Polder Air Hitam

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. (Infokaltim.id/Suhardi).
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. (Infokaltim.id/Suhardi).

Infokaltim.id, Samarinda- Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun menyoroti permasalahan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Polder Air Hitam perlu diakomodir oleh Pemkot.

Menurut putra kandung Wali Kota Samarinda yang akrab disapa Afif tersebut, bahwa Polder Air Hitam perlu ditata kembali agar dapat dimanfaatkan oleh PKL yang beraktivitas berdagang disana. Selain mengakomodir untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, namun juga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Saya sangat menyoroti masalah PKL di Polder Air Hitam itu, walaupun belum mengantongi izin, sebaikan diakomodir dan dibangun fasilitas tambahan agar dimanfaatkan PKL,” ungkap Afif, di Gedung DPRD Samarinda, Senin (04/10/2021).

Hal itu diakui Afif, bahwa banyak PKL yang berjualan di Polder Air Hitam mengeluhkan kondisi yang alami warga tidak ada perhatian khusus dari Pemkot Samarinda.

“Saya juga sempat berkunjung ke sana (Polder Air Hitam, red), sempat bertanya kepada PKL dengan keluhan seperti itu,” ujarnya.

Politikus Gerindra tersebut menyayangkan selain pembangunan fasilitas di Polder Air Hitam sangat minim, selain itu juga gedung yang berada di kawasan tersebut tidak dimanfaatkan.

“Kalau fasilitas itu digunakan dan diakomodir PKL itu pasti PAD juga bertambah dari sektor retribusi,” sebutnya.

Selain itu, Afif meminta kepada Pemkot Samarinda agar PKL yang berjualan di Tepian Mahakam agar diakomodir untuk berjualan di Polder Air Hitam.

“Dari pada terlihat kumuh di Tepian, sebaiknya Polder Air Hitam dimanfaatkan seluruh PKL untuk berjualan disana,” pungkasnya.

Dia menilai, jika fasilitas pembangunan di Polder Air Hitam tersebut ditata dengan baik, tentu kawasan itu bakal ramai karena banyak warga yang berolahraga di area tersebut.

“Sarana dan prasarana olahraga juga sudah ada, dimanfaatkan saja biar masyarakat berkunjung disana, otomatis PKL juga dapat manfaatnya,” tuturnya.

Dia mengharapkan agar Pemkot Samarinda mengakomodir dan seluruh izin bisa diurus, sehingga PKL juga dapat berjualan dengan aman.

“Saya yakin kalau ditata dengan baik pasti rame disana,” tutupnya.

[SDH | ADS]