Senin, September 14, 2026
BerandaBeritaJoni Alla’ Padang Naik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang, Tekankan Amanah Kawal...

Joni Alla’ Padang Naik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang, Tekankan Amanah Kawal Pembangunan

Infokaltim.id, Bontang – Joni Alla’ Padang resmi menempati kursi Wakil Ketua DPRD Bontang. Politikus PDI Perjuangan tersebut dilantik dalam rapat paripurna DPRD Bontang, Selasa (01/09/2026), menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati almarhum Maming.

Naiknya Joni ke jajaran pimpinan DPRD Bontang sekaligus memperluas tanggung jawab politik yang harus diembannya. Sebelumnya, Joni menjalankan tugas sebagai Sekretaris Komisi C DPRD Bontang.

Kini, ia tidak hanya dituntut memahami persoalan di lingkup komisi. Sebagai wakil ketua, Joni akan mengambil peran lebih besar dalam koordinasi kelembagaan DPRD, termasuk membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota Bontang.

Bagi Joni, perubahan posisi tersebut bukan sekadar perpindahan jabatan. Ia memandang kursi pimpinan DPRD sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Pertama-tama pasti saya bersyukur bisa ada kesempatan ini, sudah sampai di titik ini,” kata Joni seusai pelantikan.

Joni juga mengawali jabatan barunya dengan mengenang almarhum Maming. Ia secara khusus menyampaikan doa agar seluruh pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat menjadi amal ibadah.

“Semoga pengabdian beliau sebelum itu boleh menjadi ladang ibadah bagi beliau untuk kemudian diterima di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Menurut Joni, jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Bontang harus ditempatkan sebagai amanah masyarakat. Karena itu, ia tidak ingin melihat pelantikan tersebut hanya sebagai sebuah prosesi politik atau seremonial kelembagaan.

Ia menyadari, semakin besar peran yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan.

Dalam menjalankan tugas, Joni akan mengambil peran dalam fungsi koordinasi dan komunikasi. Hal itu dinilainya penting untuk memperkuat kerja kelembagaan DPRD sekaligus membangun kolaborasi dengan eksekutif.

“Bagaimana memaksimalkan kerja-kerja kelembagaan untuk berkolaborasi dengan eksekutif dalam proses mengawal pembangunan Kota Bontang ke depan,” jelasnya.

Joni menilai hubungan DPRD dan pemerintah daerah harus dibangun melalui komunikasi yang baik. Dengan begitu, fungsi legislatif dalam mengawal pembangunan dapat berjalan tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, Joni mengakui jabatan barunya membawa beban tanggung jawab yang lebih besar. Ia pun menyebut masih harus terus belajar dan berproses dalam dunia politik.

Salah satu hal yang menurutnya penting ialah kemampuan mendengarkan. Sebab, posisi sebagai wakil rakyat tidak hanya berkaitan dengan pengambilan keputusan, tetapi juga bagaimana menyerap kebutuhan masyarakat.

“Kalau posisi senang, manusiawi pasti senang. Tetapi ada perasaan apakah tanggung jawab ini mampu saya jalankan sebagai amanah yang dititipkan masyarakat kepada saya,” tuturnya.

Bagi Joni, sumpah dan janji yang diucapkan saat pelantikan bukan sekadar rangkaian kata. Itu merupakan bentuk pertanggungjawaban yang akan melekat selama dirinya menjalankan mandat sebagai Wakil Ketua DPRD Bontang.

“Mungkin sebagian orang memaknai ini sebagai prosesi atau rutinitas. Tetapi bagi saya, ini adalah pertanggungjawaban terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

[ayu|anl|adv dprd btg]

RELATED ARTICLES

Most Popular