Minggu, Juli 19, 2026
BerandaBeritaKomisi IV DPRD Kaltim Dorong Penguatan Komunikasi Publik Lewat Dialog Rakyat di...

Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Penguatan Komunikasi Publik Lewat Dialog Rakyat di Samarinda

Infokaltim.id, Samarinda – Upaya DPRD Kaltim memperluas jangkauan komunikasi dengan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kegiatan Dialog Rakyat yang digelar di Kantor Bankaltimtara Prioritas, Awang Long, Samarinda.

Forum diskusi ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, dan menghadirkan berbagai unsur, mulai dari praktisi, mahasiswa, hingga organisasi kepemudaan.

Andi Satya menyampaikan bahwa Dialog Rakyat adalah inisiatif baru DPRD yang sudah memasuki gelaran ketiga.

Program ini disusun sebagai medium komunikasi langsung antara masyarakat dengan para wakilnya, terutama bagi warga yang tidak tersentuh agenda reses.

“Gagasan utamanya sederhana, membuka ruang dialog bagi warga yang mungkin tidak terjangkau saat reses berlangsung,” ujar Andi.

Ia memaparkan bahwa hasil reses sebulan lalu masih didominasi persoalan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan tiga bidang yang menjadi fokus Komisi IV.

Salah satu topik yang paling sering ditanyakan ialah mengenai program beasiswa Gratispol.

Andi mengakui, banyak warga yang menuntut penjelasan detail, padahal regulasi teknis program tersebut masih menunggu terbitnya Peraturan Gubernur.

“Kalau anggota DPRD yang memberi jawaban, masyarakat sering menganggap itu bersifat final. Padahal kami juga menunggu juknis resmi dari pemerintah provinsi,” jelasnya.

Selain isu pendidikan, keluhan terhadap pelayanan BPJS Kesehatan juga terus bermunculan. Warga menilai layanan sejumlah fasilitas kesehatan masih belum optimal.

Di sisi lain, tingkat pengangguran, khususnya di Kota Samarinda, menjadi salah satu kegelisahan yang paling sering disampaikan masyarakat kepada Komisi IV.

Melalui Dialog Rakyat, Andi berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar forum penyampaian aduan, tetapi juga wadah untuk membedah peluang dan tantangan pembangunan, terutama menyangkut masa depan generasi muda di bidang ketenagakerjaan.

Dia menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam memperkuat arah pembangunan daerah.

“Saya ingin banyak mendengar. Semua masukan dan pandangan dari peserta dialog akan kami teruskan ke Fraksi Golkar dan dijadikan bahan perjuangan di DPRD,” tutupnya.

[anr|anl|ads dprd kaltim]

RELATED ARTICLES

Most Popular