Selasa, Juli 21, 2026
BerandaBeritaRektor UMKT Beri Pesan di Wisuda ke-13, Setelah Toga Dilepaskan, Dunia Sesungguhnya...

Rektor UMKT Beri Pesan di Wisuda ke-13, Setelah Toga Dilepaskan, Dunia Sesungguhnya Baru Dimulai

Infokaltim.id, Samarinda — Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti prosesi Wisuda ke-13 Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) yang digelar di Convention Hall, Stadion Kadrie Oening, Jalan Wahid Hasyim I, Samarinda, pada Selasa (14/10/2025).

Dalam momen sakral tersebut, Rektor UMKT, Prof. Muhammad Musiyam, menyampaikan pesan mendalam kepada para lulusan yang resmi meninggalkan almamater untuk menapaki dunia baru di luar kampus.

“Hari ini bukanlah garis akhir. Setelah toga ini dilepaskan, dunia sesungguhnya baru dimulai,” ujar Prof. Musiyam di hadapan ribuan wisudawan dan orang tua yang hadir memenuhi aula.

Menurutnya, para lulusan UMKT telah tumbuh di lingkungan akademik yang dinamis dan progresif tempat yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan daya saing.

“Semua prestasi UMKT adalah bukti nyata bahwa kalian tumbuh di lingkungan yang terus bergerak maju, yang mengajarkan untuk tidak berhenti berinovasi, beradaptasi, dan berkontribusi,” tegasnya.

Prof. Musiyam menekankan bahwa di era disrupsi dan kompetisi global saat ini, ijazah bukan satu-satunya modal untuk sukses.

“Paling tidak ada dua modal penting lain yang harus kalian kuatkan agar mampu bersaing di era sekarang ini, yakni spiritualitas dan keterampilan profesional,” jelasnya.

Dalam penjelasannya, Prof. Musiyam mengungkapkan bahwa spiritualitas memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan hidup.

Ia menyebut, berbagai penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas mampu menjadi faktor pelindung (protective factor) terhadap stres, serta meningkatkan resiliensi psikologis, regulasi emosi, dan kemampuan memberi makna dalam hidup.

“Di tengah langkah menuju kesuksesan dunia, jangan pernah lupa beribadah kepada Allah SWT. Ibadah menjadi sumber ketenangan, arah, dan kekuatan di saat beban hidup terasa berat,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar para wisudawan selalu menjaga shalat, mendekatkan diri dengan Al-Qur’an, serta menjadikan doa sebagai sahabat dalam setiap langkah kehidupan.

Selain spiritualitas, Rektor UMKT menekankan pentingnya keterampilan profesional yang mencakup hard skill, soft skill, serta profesionalisme dan etika kerja.

Hard skill, menurutnya, adalah kemampuan teknis sesuai bidang yang ditekuni dan menjadi bekal utama untuk memasuki dunia kerja.

Sementara soft skill seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan memecahkan masalah adalah kunci dalam mengembangkan karier.

“Profesionalisme dan etika akan membangun reputasi dan kepercayaan orang terhadap kita,” ujarnya.

Dia bahkan mengutip hasil riset di Amerika Serikat terhadap 773 miliarder yang menemukan tiga soft skill utama penentu kesuksesan, yaitu integritas dan kejujuran, disiplin dan pengendalian diri, serta kemampuan menjalin hubungan baik dengan orang lain.

“Ini menegaskan bahwa kecerdasan kognitif atau IQ bukanlah penentu tunggal kesuksesan seseorang,” tambahnya.

Di akhir pidatonya, Prof. Musiyam mengingatkan agar para lulusan terus mengembangkan diri, memperbanyak pengalaman, dan menguatkan nilai-nilai etis dalam bekerja.

Dirinya juga menegaskan pentingnya berbakti kepada orang tua.

“Di balik ijazah dan toga yang kalian kenakan hari ini, ada air mata bahagia dan doa panjang yang tak pernah terputus. Berbaktilah kepada mereka, karena ridha Allah ada pada ridha orang tua,” ujarnya dengan nada haru.

Tak lupa, Prof. Musiyam mengajak para alumni UMKT untuk tetap terhubung dan menjaga jejaring antaralumni.

“Jaringan alumni adalah kekuatan strategis untuk saling mengangkat, berbagi kesempatan, dan menjaga reputasi almamater,” pungkasnya.

[anr|anl]

RELATED ARTICLES

Most Popular