Senin, Juli 20, 2026
BerandaBeritaYeni Sebut Aspirasi Warga Kaltim Didominasi Masalah Kebutuhan Dasar yang Belum Terpenuhi

Yeni Sebut Aspirasi Warga Kaltim Didominasi Masalah Kebutuhan Dasar yang Belum Terpenuhi

Infokaltim.id, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana, mengungkapkan bahwa hasil serap aspirasi atau reses yang dilakukan seluruh anggota dewan masih didominasi keluhan klasik masyarakat.

Persoalan terkait infrastruktur jalan dan jembatan, layanan kesehatan, serta kualitas pendidikan tetap menjadi isu yang paling banyak disampaikan warga.

Kegiatan reses yang dilaksanakan tiga bulan sekali ini terus berjalan secara rutin. Namun menurut Yenni, pola aspirasi yang diterima tak jauh berbeda dari periode sebelumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa sejumlah persoalan krusial di Kaltim masih membutuhkan perhatian dan penanganan lebih serius.

“Semua fraksi menerima keluhan serupa. Baik pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur. Jadi bukan hanya muncul di satu wilayah, tetapi hampir merata di seluruh daerah,” ujar Yenni.

Selain berbagai keluhan, Yenni menyebut masyarakat juga memberikan dorongan positif kepada para legislator.

Banyak warga yang berharap pemerintah daerah dapat memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi lokal.

“Tidak semua yang disampaikan soal keluhan. Justru banyak juga yang meminta agar ada program yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah mereka.,” imbuhnya.

“Artinya, masyarakat ingin ekonomi daerah bisa berjalan lebih baik,” jelas politisi PKB tersebut.

Yenni memastikan bahwa seluruh anggota DPRD Kaltim telah menuntaskan agenda reses sesuai jadwal. Tidak ada satu pun anggota yang tertunda dalam pelaksanaannya.

“Semua sudah menyelesaikan reses. Tidak ada yang tertinggal,” tegasnya.

Di samping isu pendidikan dan infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan kekhawatiran terkait pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD).

Menurut Yenni, masukan masyarakat mengenai isu tersebut akan menjadi bahan penting dalam proses evaluasi dan pengambilan kebijakan.

“Masukan itu menjadi bagian dari kontrol kebijakan. Saya yakin akan ada solusi yang tepat untuk menjawab kekhawatiran tersebut,” pungkasnya.

[anr|anl|ads dprd kaltim]

RELATED ARTICLES

Most Popular